TNI AU Siapkan 81 Pesawat dan Helikopter Atraksi HUT Ke-81 RI
TNI Angkatan Udara menyiapkan sebanyak 81 armada pesawat tempur dan helikopter untuk menggelar atraksi demo udara dalam rangka memeringati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di langit Jakarta pada 17 Agustus mendatang. Persiapan dan uji coba atraksi udara tersebut ditinjau langsung oleh jajaran pejabat tinggi di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma dan kawasan Istana Merdeka, Jakarta, sejak Selasa (11/8/2026) hingga Kamis (13/8/2026). Rangkaian demo udara ini melibatkan berbagai jenis jet tempur utama, seperti F-16 Fighting Falcon, T-50i Golden Eagle, Hawk 109/209, Sukhoi, KT-1B Woong Bee, serta pesawat tempur terbaru Dassault Rafale asal Prancis.
Selain itu, pesawat angkut terbesar milik TNI AU yakni Airbus A400 serta jajaran helikopter Apache, MI-17, Caracal, dan Colibri turut dikerahkan. Peringatan tahun ini menjadi momen spesial karena menjadi penampilan perdana bagi jet Rafale dan pesawat A400.
Untuk mempercantik formasi, TNI AU memasang perangkat smoke system seperti Smokewinder, Smoke Trail Pod, dan Smoke Generating System guna mengeluarkan jejak asap berwarna merah putih saat manuver udara dilakukan. Wakil Kepala Staf Angkatan Udara (Wa KSAU) Marsdya TNI Tedi Rizalihadi menegaskan pentingnya kelaikan seluruh perangkat asap hasil penyiapan Tim Bantuan Pemeliharaan Lapangan Depohar dan Dislitbangau.
Tedi meminta seluruh personel yang terlibat mengutamakan keselamatan dalam setiap tahapan persiapan hingga pelaksanaan demo udara. Guna mematangkan koordinasi antar-penerbang dan ketepatan formasi, TNI AU juga telah melakoni geladi parsial untuk menyamakan pola penerbangan serta alur manuver di ruang udara Jakarta.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan apresiasinya terhadap kerja keras dan keberanian para pilot TNI yang bertugas dalam latihan atraksi udara di kawasan Istana Merdeka. "Baru saja juga kita saksikan termasuk latihan untuk demo udara ya, yang diikuti oleh kurang lebih 81 apa namanya, baik pesawat maupun helikopter yang kita miliki," kata Pras kepada wartawan di Istana Merdeka. Prasetyo menekankan bahwa seluruh manuver yang ditampilkan membutuhkan keahlian tinggi dan komitmen penuh dari para penerbang demi menghibur serta membanggakan masyarakat Indonesia.
"Kami juga ingin menyampaikan penghormatan dan apresiation kepada seluruh personel TNI, terutama yang para pilot kita, penerbang kita yang menerbangkan baik pesawat tempur, pesawat A400, maupun heli yang itu mempertaruhkan keselamatan, tetapi kita merasakan terbang dengan penuh kebanggaan, gitu," ujarnya.
Mensesneg juga menyoroti salah satu atraksi manuver ketat antar-helikopter yang dipraktikkan saat geladi kotor upacara di Istana. "Tadi beberapa juga ada manuver yang sempat bikin deg-degan juga, gitu. Tiga heli yang saling berdekatan dan alhamdulillah ya ternyata kalau kita tidak, tidak kalah secara sumber daya manusia, ya," lanjut Pras. Pemerintah memastikan bahwa seluruh alutsista dan peralatan pendulum pendukung kini berada dalam kondisi prima untuk menyukseskan rangkaian Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-81 Republik Indonesia.
"Yang penting kita siap dengan peralatan-peralatan yang terbaik. Tentu seluruh anak-anak Indonesia akan memberikan karya terbaik untuk bangsa dan negaranya. Saya kira itu," ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya turut mendatangi Posko Utama Demo Udara di Lanud Halim Perdanakusuma untuk menyapa langsung seluruh penerbang serta awak kru yang bertugas pada upacara 17 Agustus mendatang.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow