Timnas Voli Putri Indonesia Hadapi Iran di Perempat Final AVC 2026

Smallest Font
Largest Font

Timnas voli putri Indonesia akan menghadapi Iran dalam babak perempat final AVC Women's Continental 2026 pada Jumat, 28 Agustus 2026, pukul 14.00 WIB di Tianjin, Cina.

Indonesia dan Iran telah bertemu dalam lima pertandingan kompetitif sejak 2019 dengan Indonesia mencatat tiga kemenangan dan Iran dua kali menang. Garuda Pertiwi unggul dalam jumlah set dengan 13 kemenangan set berbanding 10 milik Iran.

Pertemuan terakhir keduanya terjadi pada 6 Juni 2026 di AVC Cup Women 2026 di Filipina, dimana Indonesia menang 3-1 (25-15, 21-25, 25-21, 25-22) atas Iran.

Manajer timnas Indonesia, Luciana Taroreh, menilai konsistensi sejak awal menjadi faktor penting untuk menjaga peluang lolos ke semifinal.

"Kunci pertandingan melawan Iran adalah menjaga konsistensi permainan sejak poin pertama, meminimalkan kesalahan sendiri, serta tetap disiplin dalam blok dan pertahanan," ujar Luciana.

Luciana juga menekankan pentingnya kepercayaan diri dan fokus pada pola permainan yang sudah dipersiapkan pelatih.

"Para pemain harus percaya pada kemampuan sendiri, bermain berani, dan tetap fokus pada sistem permainan yang telah dipersiapkan tim pelatih," ujarnya.

Menurut Luciana, pemain harus menghindari kesalahan yang dapat menurunkan mental tim saat pertandingan berjalan ketat.

"Kuncinya jangan banyak melakukan kesalahan. Itu yang membuat mental turun sendiri," tegas Luciana.

Selama babak grup AVC Continental 2026, Indonesia mencatat dua kemenangan dan satu kekalahan, sementara Iran juga menelan satu kekalahan. Indonesia kalah dari Thailand, sedangkan Iran kalah dari tuan rumah Cina.

Indonesia lolos ke babak delapan besar sebagai runner-up terbaik grup setelah menang 3-0 atas Australia pada 26 Agustus 2026 dengan skor set 25-18, 25-17, dan 25-21 di Tianjin Olympic Center Gymnasium, Cina.

Dalam pertandingan tersebut, pemain andalan seperti Mediol Yoku, Arsela Nuari, dan Ersandrina Devega tampil dominan membantu Indonesia meraih kemenangan langsung tiga set.

Kedua tim memiliki kekuatan yang relatif seimbang, dengan postur pemain Iran yang tidak terlalu tinggi seperti Jepang atau Thailand, namun memiliki pemain kunci seperti Elahe nomor punggung 18 yang mencetak 25 poin melawan Taiwan.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed