Thomas Lam Patok Target Tinggi Bersama Bali United di Pramusim
Pemain bertahan baru Bali United, Thomas Lam, menegaskan ambisinya untuk menyapu bersih kemenangan pada turnamen pramusim Dewata Challenge Series 2026 yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, mulai 13 hingga 18 Agustus 2026.
Pengalaman bekerja sama dengan pelatih Johnny Jansen saat membela PEC Zwolle menjadi modal utama bagi pemain berkebangsaan Finlandia tersebut dalam mempercepat proses adaptasi di skuad Serdadu Tridatu jelang bergulirnya Super League 2026-2027.
Kesempatan untuk membuktikan kapasitasnya bakal tersaji saat Bali United bersua Sabah FC dan Persib Bandung dalam ajang pemanasan tersebut.
"Ya, saya ingin mempersiapkan diri dengan sangat baik agar siap untuk dua pertandingan penting ini. Saya juga ingin menunjukkan kepada para penggemar bahwa kami membuat langkah maju dan kami bekerja keras setiap hari di sesi latihan," ujar Thomas Lam, bek anyar Bali United.
Pemain berusia 32 tahun itu menekankan bahwa masa persiapan ini harus dimanfaatkan secara optimal untuk membentuk mentalitas bertanding tim, sehingga kehadirannya tidak sekadar menjadi pelengkap dalam kedalaman skuad.
"Sekarang, kami harus menunjukkannya di dalam pertandingan. Semoga banyak penggemar yang datang dan kami bisa menghibur mereka," imbuhnya.
Ajang pramusim ini juga menjadi sarana evaluasi bagi jajaran pelatih untuk mematangkan taktik, mencoba variasi komposisi pemain, serta memberikan jam terbang bertanding sebelum memasuki kompetisi resmi.
"Tentu saja kami ingin memenangkan kedua pertandingan tersebut. Kami akan menjalaninya satu per satu, pertama untuk pertandingan, lalu kita lihat untuk hari Senin. Tapi, kami akan mengincar dua kemenangan, itulah yang terpenting," ujar Thomas Lam, pemain bertahan Bali United.
Optimisme sang pemain selaras dengan penilaian tim pelatih terkait performa kolektif Bali United yang menunjukkan tren positif selama masa persiapan pramusim.
"Saya pikir kami telah membuat langkah maju baik di pramusim ini. Jika dibandingkan dengan awal tahun lalu, level kami saat ini jauh lebih baik, jadi itu sangat positif. Kami terus berkembang," kata Johnny Jansen, Pelatih Bali United.
Jansen menambahkan bahwa program latihan tim dilakukan secara bertahap, diawali dengan pemantapan organisasi pertahanan sebelum beralih pada skema penguasaan bola.
"Kami melakukannya dengan cukup baik, bahkan lebih baik secara taktis. Sekarang, kami lebih banyak membahas tentang apa yang harus dilakukan saat kami menguasai bola. Kami menjadi lebih baik dari waktu ke waktu," pungkasnya.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow