Dua Tanker Minyak Meledak di Selat Hormuz Akibat Tekanan Militer AS
Dua kapal tanker minyak meledak hingga tidak dapat melanjutkan pelayaran di sebelah selatan Selat Hormuz akibat tekanan armada militer Amerika Serikat pada Senin (20/7/2026). Insiden tersebut terjadi saat kedua kapal tanker berupaya melintasi rute berbahaya di kawasan jalur navigasi strategis tersebut, seperti dilansir dari Investor Daily. Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) dalam pernyataan resmi yang dikutip Anadolu mengklaim bahwa kedua kapal dipaksa melewati rute yang tidak aman oleh militer Amerika Serikat.
Pihak Iran memperingatkan bahwa jalur navigasi global tidak akan aman bagi pengiriman komoditas pupuk, minyak, maupun gas selama agresi militer Amerika Serikat terus berlangsung di kawasan itu.
IRGC juga mendesak militer Amerika Serikat untuk bersiap menghadapi tindakan pembalasan karena dinilai telah melanggar hukum internasional. Di sisi lain, Badan Operasi Perdagangan Maritim Inggris (UKMTO) mengonfirmasi adanya laporan mengenai kapal yang terbakar di lokasi berjarak sekitar delapan mil laut di barat laut Kumzar, Oman, namun penyebab pasti kebakaran masih dalam tahap verifikasi.
Eskalasi di Timur Tengah ini terus memuncak sejak serangan udara gabungan Amerika Serikat dan Israel ke wilayah Iran pada Februari 2026, yang kemudian direspons Iran dengan gempuran drone serta rudal. Meski sempat ada nota kesepahaman damai yang dimediasi Pakistan, perebutan kontrol atas Selat Hormuz yang dilintasi seperlima pasokan minyak bumi dunia setiap harinya kembali pecah dan mengancam stabilitas harga energi global.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow