STMKG Buka Penerimaan Taruna Baru dengan 130 Formasi Sarjana Terapan
Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (STMKG) membuka penerimaan taruna baru mulai 18 Agustus 2026, dilansir dari Detikcom. Sekolah kedinasan di bawah Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) ini menerima siswa dan lulusan SMA, MA, SMK, atau sederajat dari semua jurusan.
Jumlah formasi sarjana terapan (D4) yang tersedia sebanyak 130 orang pada empat program studi. Formasi terdiri dari nasional dan afirmasi, yang mencakup peserta dari seluruh wilayah NKRI dan provinsi tertentu, termasuk Orang Asli Papua (OAP).
Formasi nasional untuk prodi Meteorologi tersedia sebanyak 25 kursi, Klimatologi 10, dan Geofisika 10. Formasi afirmasi terbagi menjadi beberapa kelompok, seperti OAP, Non-OAP, dan afirmasi daerah dari beberapa provinsi seperti Papua, Kepulauan Riau, Nusa Tenggara Timur, dan lainnya.
Peserta yang diterima akan bekerja di BMKG dan harus bersedia ditempatkan di seluruh wilayah NKRI. Biaya seleksi hingga pendaftaran ulang ditanggung peserta, sementara biaya pendidikan di STMKG gratis ditanggung negara.
Persyaratan pendaftaran meliputi usia 15 sampai 23 tahun per 1 November 2026, sehat jasmani dan rohani, tidak buta warna, serta tinggi badan minimal 155 cm untuk laki-laki dan 150 cm untuk perempuan. Peserta juga harus bebas narkoba dan belum menikah serta bersedia tidak menikah selama pendidikan.
Khusus peserta afirmasi harus memiliki akta kelahiran atau domisili di provinsi terkait dan bagi OAP wajib mendapat rekomendasi dari Majelis Rakyat Papua (MRP).
Seleksi meliputi pendaftaran dan seleksi administrasi, Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), Seleksi Kompetensi Bidang (SKB), kebugaran, kesehatan, wawancara, dan pengumuman kelulusan akhir.
Tes kebugaran menggunakan Cooper Test dengan lari 2,4 km. Nilai tertinggi 100 diberikan untuk catatan waktu kurang dari 8 menit 37 detik bagi laki-laki dan 11 menit 50 detik bagi perempuan.
Wawancara dinilai berdasarkan motivasi, komitmen, kemampuan berpikir kritis, penyelesaian masalah, kecerdasan emosi, dan kemampuan belajar cepat sesuai aturan manajemen talenta.
Biaya pendaftaran STMKG sebesar Rp 75.000, dan biaya computer-assisted test (CAT) Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk SKD dan SKB masing-masing Rp 100.000.
Dokumen pendaftaran mencakup bukti pembayaran, pasfoto latar merah, KTP/KK/KIA atau surat keterangan dari dukcapil, ijazah atau surat keterangan lulus, serta dokumen khusus untuk peserta afirmasi.
Untuk pendaftaran, peserta harus mengunggah dokumen dan bukti pembayaran di portal SSCASN, lalu memilih STMKG, memeriksa resume, dan mencetak bukti pendaftaran.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow