PV Sindhu dan Christo Popov Menjuarai Japan Open 2026

Smallest Font
Largest Font

Tunggal putri India Pusarla V. Sindhu dan tunggal putra Prancis Christo Popov berhasil merebut gelar juara dalam turnamen bulu tangkis BWF Japan Open 2026 di Tokyo Metropolitan Gymnasium, Tokyo, Jepang, pada Minggu, 19 Juli 2026.

Dilansir dari thehindu.com, Sindhu sukses mengalahkan pemain andalan tuan rumah, Akane Yamaguchi, dua gim langsung dengan skor 21-17, 21-17, yang sekaligus menjadi gelar Super 750 pertamanya sekaligus memutus penantian gelar selama lebih dari dua tahun.

Sebelum melangkah ke partai final, pebulu tangkis peringkat 12 dunia ini terlebih dahulu melewati babak semifinal pada Sabtu, 18 Juli 2026, setelah lawannya dari China, Chen Yu Fei, memutuskan mundur di gim kedua akibat cedera otot paha kanan.

"I want to play with 100 percent capability, but she played very well. Her attack was explosive and I was constantly on the defensive," ujar Chen Yu Fei, tunggal putri China.

Pemain peringkat empat dunia tersebut menjelaskan bahwa rasa nyeri pada otot pahanya sudah mulai terasa sejak pertandingan hari sebelumnya, sehingga ia tidak sanggup melanjutkan laga meski telah menjalani berbagai terapi.

"I felt uncomfortable and couldn't continue the match in the second game. I already felt this pain during yesterday's match, so I had a lot of massage therapy and acupuncture, but today I still felt it. This is an injury I got during yesterday's match," kata Chen Yu Fei.

Meskipun menang setelah lawan mengundurkan diri, Sindhu mengaku sangat puas dengan performa dan kemampuannya menjaga kekuatan mental sepanjang laga semifinal yang ketat tersebut.

"I am very happy to advance to the final. Today, maintaining focus when facing a player like her was very important. I was ahead, but she managed to get close to my score, so I had to stay focused," kata Pusarla V. Sindhu, tunggal putri India.

Di sisi lain, Akane Yamaguchi melaju ke partai puncak setelah bangkit dari kekalahan gim pertama dan menyingkirkan wakil Indonesia, Putri Kusuma Wardani, melalui pertandingan ketat tiga gim di semifinal.

"Akane played faster in the second game," ujar Putri Kusuma Wardani, tunggal putri Indonesia.

Putri mengaku kecewa dengan hasil pertandingan tersebut karena momentum permainannya berhasil dipatahkan oleh Yamaguchi, namun ia tetap merasa bangga atas perjuangan maksimal yang telah ditunjukkannya di lapangan.

"She knew what she had to do. That's the reality, she is one of the best players, but I've tried my best. I'm disappointed with the result, but I'm proud of myself," kata Putri Kusuma Wardani.

Sementara itu, Yamaguchi mengungkapkan bahwa motivasi terbesarnya untuk terus bangkit dan bertarung hingga babak final didorong oleh kehadiran para penonton lokal yang memadati arena pertandingan.

"The key was to keep fighting hard throughout the match. A lot of people supported me here, and I didn't want to disappoint them," kata Akane Yamaguchi, tunggal putri Jepang.

Pada kategori tunggal putra, seperti dilaporkan olympics.com, pemain Prancis Christo Popov mengamankan podium tertinggi setelah mencatat kemenangan dominan 21-11, 21-19 atas wakil tuan rumah Watanabe Koki dalam waktu 49 menit.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed