Shin Tae-yong Gembleng Fisik Pemain Persija di Thailand
Peningkatan aspek fisik menjadi fokus utama pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong, dalam pemusatan latihan di Thailand. Dilansir dari Detik Sport, program ini diterapkan sebagai fondasi penting sebelum tim berjuluk Macan Kemayoran tersebut melangkah lebih jauh ke pematangan taktik sepak bola. Persija Jakarta saat ini sedang mematangkan persiapan mereka demi menyongsong kompetisi Super League 2026/2027.
Guna mencapai kebugaran yang diinginkan, skuad Persija digembleng dengan jadwal latihan sebanyak dua kali dalam sehari selama di Thailand. Para pemain fokus pada penguatan otot dan ketahanan fisik saat sesi latihan pagi hari. Sementara itu, menu latihan pada sore hari difokuskan untuk pemantapan strategi dan taktik permainan tim.
Metode yang diterapkan pelatih asal Korea Selatan ini serupa dengan pendekatannya saat menakhodai Timnas Indonesia. Shin Tae-yong konsisten menempatkan kondisi kebugaran sebagai elemen dasar guna menjalankan strategi permainan yang diinginkannya.
"Dasar utama dalam sepakbola adalah fisik. Hanya jika memiliki fisik yang kuat, fokus dan konsentrasi pemain juga akan meningkat pesat. Oleh karena itu, saya menganggap hal tersebut sangat penting," kata Shin Tae-yong.
Ketahanan fisik yang prima diharapkan membuat para pemain Persija mampu menjaga intensitas permainan sepanjang pertandingan. Stamina yang stabil juga dinilai membantu konsentrasi para pemain agar tetap konsisten menerapkan instruksi taktik di lapangan.
Fokus pada kebugaran ini sudah berjalan sejak latihan perdana Persija digelar pada Juli lalu. Karakter permainan yang diusung oleh tim kepelatihan memang menuntut tingkat ketahanan tubuh yang tinggi dari setiap penggawa skuad.
Pendekatan Latihan Terukur
Kendati menitikberatkan pada ketahanan tubuh, tim pelatih tidak memberikan porsi latihan secara sembarangan. Program latihan di Thailand disusun secara personal dengan menyesuaikan hasil pengukuran kemampuan fisik dasar, kekuatan otot, dan kadar lemak tubuh masing-masing pemain.
Langkah terukur ini diambil karena Persija Jakarta berada dalam fase krusial membangun kekuatan tim untuk musim baru. Penyesuaian beban latihan bertujuan agar kondisi optimal pemain tercapai tanpa merusak kebugaran mereka akibat kelelahan parah. "Kami tidak memaksakan latihan secara drastis, melainkan meningkatkan fisik secara bertahap sambil membentuk kekuatan otot yang sesuai.
Jadi, saya berharap tidak akan ada cedera selama TC di Thailand," ucap Shin Tae-yong. Peningkatan kondisi kebugaran dan otot skuad dilakukan secara bertahap lewat pemantauan yang ketat. Manajemen klub mengonfirmasi bahwa perbaikan fisik serta pematangan taktik menjadi dua sasaran utama yang porsinya disesuaikan dengan kebutuhan individu.
Kunci Mobilitas Tinggi
Fondasi fisik yang kokoh sangat dibutuhkan untuk menunjang skema permainan dengan mobilitas tinggi. Skuad Macan Kemayoran dituntut memiliki pergerakan luas di mana sepuluh pemain di luar penjaga gawang wajib aktif saling mengisi ruang.
Momentum pemusatan latihan di Thailand ini dimanfaatkan secara maksimal oleh tim pelatih untuk membentuk karakter permainan tersebut. Fleksibilitas posisi dan daya jelajah tinggi hanya bisa terwujud jika stamina para pemain berada di level tertinggi. "Saya tetap all out.
Saya belajar dari Chou Tien Chen saja lah. Ke mana pokoknya sikat. Latihannya di pertandingan," tegas Shin Tae-yong.
Persija Jakarta kini sudah berada di fase akhir dari rangkaian persiapan menjelang bergulirnya liga. Setelah target pemulihan dan penguatan fisik tercapai, fokus kepelatihan akan dialihkan sepenuhnya untuk mematangkan kekompakan serta organisasi taktik tim.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow