Samuel Sekuritas Rekomendasikan Beli Saham DEWA
PT Darma Henwa Tbk (DEWA) berpotensi mengalami penguatan harga saham berkat dukungan tiga katalis utama pada kuartal III-2026, meski mencatatkan penurunan harga sebesar 37 persen sepanjang tahun ini, sebagaimana dilansir dari Investor Daily pada Kamis (20/8/2026).
Katalis pertumbuhan tersebut meliputi kontrak Sebuku Coal dengan volume pemindahan lapisan penutup (waste) 55 juta bcm dan produksi batu bara 5 juta ton, proyek tambang emas Gayo Mineral di Aceh, serta pembukuan kontrak pemindahan lapisan penutup KPC sebanyak 26 juta bcm.
"Berbekal ini, DEWA berada di posisi tepat untuk mencapai target laba operasional. Pembalikan kinerja akan terjadi mulai kuartal III-2026," tulis Samuel Sekuritas, dikutip Kamis (20/8/2026).
Pertumbuhan kinerja keuangan perusahaan penyedia jasa pertambangan ini sudah mulai terlihat sejak paruh pertama tahun ini. Pada kuartal II-2026, pendapatan DEWA tumbuh 8,7 persen secara tahunan menjadi Rp1,7 triliun, yang mendorong akumulasi pendapatan semester I mencapai Rp3,2 triliun atau naik 3,1 persen. Sementara itu, laba bersih perusahaan melonjak 110 persen menjadi Rp354 miliar.
Atas capaian dan prospek tersebut, lembaga sekuritas ini menyematkan rekomendasi beli untuk emiten pertambangan tersebut dengan target harga saham sebesar Rp600. Target ini mencerminkan potensi kenaikan 30,4 persen dari harga saham saat riset dirilis sebesar Rp460, di mana pergerakan harga DEWA dalam 52 pekan terakhir berada di rentang Rp210 hingga Rp865.
Saat ini nilai kapitalisasi pasar DEWA tercatat sebesar Rp18,7 triliun dengan total saham beredar 40,7 miliar lembar dan kepemilikan publik mencapai 54,5 persen. Meki demikian, beberapa faktor risiko tetap perlu diwaspadai investor, mencakup ketidakpastian kebijakan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB), penundaan penggarapan proyek nikel, serta potensi pembengkakan rasio utang bersih (net gearing).
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow