Samsung Lengkapi Kacamata Pintar dengan Fitur Keamanan Privasi

Smallest Font
Largest Font

Samsung menyematkan sistem keamanan hardware dan sensor pintar pada kacamata pintar perdananya guna memblokir perekaman gambar secara sembunyi-sembunyi di ruang publik, sebagaimana dilansir dari Detik iNET. Raksasa teknologi tersebut mengumumkan lini perangkat lunak dan keras terbaru berbasis kecerdasan buatan itu dalam gelaran Unpacked 2026 di London, Inggris.

Executive Vice President Samsung Electronics sekaligus Head of XR R&D Team Mobile eXperience Business, Jaein Choi, menyampaikan bahwa perlindungan data personal masyarakat menjadi landasan utama pembuatan kacamata AI ini.

"Karena orang berinteraksi dengan AI dalam kehidupan sehari-hari mereka, pengalaman ini menjadi lebih personal dan kepercayaan menjadi lebih penting. Di Samsung, privasi bukan pemikiran akhir. Kami mendesain inovasi baru, selalu mempertimbangkan privasi," kata Choi.

Guna mencegah penggunaan kamera secara diam-diam, kacamata pintar ini menyertakan lampu indikator LED yang menyala otomatis saat fungsi perekaman aktif. Mekanisme tersebut bakal langsung mematikan kamera jika sistem mendeteksi adanya upaya penutupan lampu indikator.

"LED bagian dalam kami mengontrol kamera. Jika seseorang memblokir ini atau menonaktifkan, ini akan menghentikan kamera dan perekaman," ujar Choi di sela perhelatan Galaxy Unpacked 2026 di London.

Fitur keamanan tersebut turut dilengkapi dengan sistem pendeteksi blokir pintar. Sensor ini dapat membaca anomali apabila pengguna mencoba menutupi LED indikator menggunakan jari maupun plester.

"Deteksi blokir adalah hal lain. Jika seseorang dengan sengaja memblokirnya saat merekam, itu menghentikan perekaman. Atau bahkan saat perekaman dimulai, kami dapat mencegah penyalahgunaan tersebut dengan deteksi blokir," lanjut Choi.

Selain sistem deteksi pemblokiran LED, perangkat wearable ini juga memiliki teknologi wear detection. Kamera kacamata tidak akan bisa dinyalakan apabila perangkat diletakkan di atas meja atau digantung di saku kemeja.

"Deteksi pemakaian kami juga penting. Seperti yang saya katakan, wajah manusia sangat kompleks. Jika Anda melepas dan mencoba melakukan ini, kamera tidak berfungsi. Atau di atas meja, kamera tidak berfungsi," jelas Choi.

Seluruh fitur keamanan keras ini dipadukan dengan System UI transparan agar pengguna senantiasa mendapatkan pemberitahuan status perangkat secara langsung.

"Tapi ini hanyalah permulaan. Kami sedang meneliti banyak teknologi baru untuk melindungi lebih jauh di masa depan. Ini adalah komitmen kami untuk meningkatkannya seiring (produk) ini diterima secara luas dalam sosial dan regulasi pemerintah juga," kata Choi.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed