Saham BYAN Melesat 18,75 Persen Usai Isu Akuisisi Haji Isam
Harga saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN) melonjak signifikan sebesar 18,75 persen ke level Rp17.100 per lembar pada perdagangan Selasa (18/8/2026) pukul 09.10 WIB akibat rumor akuisisi oleh Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam.
Pergerakan saham emiten pertambangan milik Low Tuck Kwong tersebut sempat menyentuh level tertinggi harian di Rp17.275 pada pembukaan pasar. Dalam sepekan terakhir, saham BYAN mencatatkan kenaikan 42,12 persen dengan nilai kapitalisasi pasar mencapai Rp496,55 triliun.
Lonjakan harga terjadi setelah muncul rumor rencana pengambilalihan sekitar 62 persen saham BYAN oleh Haji Isam. Spekulasi berkembang seusai Haji Isam terlihat meninjau area operasional tambang BYAN di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, bersama pemegang saham pengendali Dato' Low Tuck Kwong dan pemilik Republik Korpora Indonesia (RKI) Norman Joesoef pada Sabtu (15/8/2026).
Di sisi lain, emiten milik Haji Isam, PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR), mengumumkan rencana Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Senin (21/9/2026). Perseroan belum merinci agenda RUPSLB tersebut.
Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia pada Senin (17/8/2026), pemanggilan RUPSLB JARR akan diumumkan pada Jumat (28/8/2026). Pemegang saham yang berhak hadir adalah yang terdaftar hingga Kamis (27/8/2026) pukul 16.00 WIB.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow