Ruben Amorim Incar Noussair Mazraoui untuk Perkuat AC Milan

Smallest Font
Largest Font

Manajer baru AC Milan Ruben Amorim dilaporkan langsung membidik bek sayap Manchester United Noussair Mazraoui sebagai target utama untuk memperkokoh lini pertahanan timnya dalam proyek perombakan skuad di kompetisi Serie A.

Langkah ini diambil setelah pelatih asal Portugal tersebut resmi diperkenalkan oleh manajemen Rossoneri untuk menggantikan posisi Massimiliano Allegri, demikian dilansir dari laporan Metro Sport.

Pakar transfer Matteo Moretto melalui saluran YouTube Fabrizio Romano mengungkapkan bahwa Mazraoui yang kini berusia 28 tahun dan terikat kontrak hingga 2028 merupakan salah satu pemain favorit Amorim.

"Noussair Mazraoui adalah salah satu favorit Amorim. Hingga saat ini belum ada negosiasi yang berlangsung, tidak ada kontak langsung antara kedua klub. Namun yang bisa saya sampaikan adalah bahwa Mazraoui, yang berusia 28 tahun dan kontraknya akan berakhir pada 2028 dengan opsi perpanjangan, memang merupakan pemain yang sangat dihargai oleh Amorim.

Kita lihat saja apakah ia akan menjadi incaran Milan di sisa jendela transfer ini. Saat ini, yang saya maksud adalah persetujuan manajer terhadapnya – Amorim menghargai kualitas-kualitas yang dimiliki Mazraoui." kata Matteo Moretto.

Ketertarikan Milan terhadap penggawa internasional Maroko tersebut membuktikan apresiasi tinggi yang pernah diutarakan Amorim secara terbuka saat keduanya masih bekerja sama di Old Trafford.

"Dia adalah pemain kelas atas. Dia memahami permainan. Dia tahu cara menyerang, sangat terampil secara teknis, sangat baik dalam bertahan, dan sangat hebat dalam situasi satu lawan satu.

Dia adalah pemain modern. Saya pikir dia adalah masa depan tim kami. Ketika memikirkan dia, Anda akan menyadari bahwa kami membutuhkan lebih banyak pemain seperti Nous"* yang bisa mengendalikan tempo permainan; mereka benar-benar sangat bagus dan nyaman menguasai bola.

Jadi, Nous, saya sangat senang dengannya." puji Ruben Amorim.

Selain Mazraoui, Amorim sebenarnya berminat pada tiga pemain United lain yaitu Manuel Ugarte, Mason Mount, dan Amad Diallo, namun Ugarte mengalami cedera serius di Piala Dunia sedangkan dua nama terakhir tidak dilepas klub.

Mantan arsitek Sporting CP ini direkrut Milan sekitar enam bulan pasca diberhentikan Setan Merah pada Januari lalu akibat rentetan hasil buruk yang menempatkan United di posisi ke-15 klasemen Liga Inggris.

Dilansir dari Milannews, Amorim menegaskan tekadnya untuk belajar dari rapor merah selama satu setengah tahun masa bakti di Inggris demi membawa Milan menembus target empat besar.

"Hal pertama yang perlu saya sampaikan adalah sulit untuk menjelaskan kesalahan-kesalahan tersebut karena untuk itu saya harus menjelaskan konteks petualangan terakhir saya," kata Ruben Amorim.

Belajar dari pengalaman pahit tersebut, sang allenatore berniat mematangkan taktiknya di San Siro agar tidak mengulang kegagalan serupa.

"Sulit bagi saya untuk menyebutkan setiap kesalahan kepada Anda. Satu-satunya hal yang bisa saya katakan adalah bahwa saya belajar banyak dan saya melakukan beberapa kesalahan." tambah Ruben Amorim.

Mantan bosnya di United, Omar Berrada, sempat menyatakan pemecatan sang pelatih dipicu oleh kekakuan taktik, tetapi Amorim optimistis performa manajerialnya telah berkembang.

"Hal pertamanya adalah sulit menjelaskan kesalahan-kesalahannya; saya harus menjelaskan konteksnya," sebut Ruben Amorim.

Pelatih berusia 41 tahun itu juga mengutarakan kebanggaannya pernah menukangi United walau kini ia sepenuhnya fokus menatap lembaran baru di kompetisi Italia.

"Saya sudah belajar, saya sudah belajar banyak. Saya membuat banyak kesalahan, tapi saya proud karena pernah bergabung United. Namun, sekarang ceritanya berbeda," lanjut Ruben Amorim.

Evaluasi menyeluruh terhadap metode kepelatihannya diakui menjadi modal krusial untuk membawa dampak positif bagi skuad Rossoneri ke depan.

"Ada banyak hal yang bisa saya lakukan dengan baik; saya mendapatkan pengalaman. Saya kira setiap orang belajar dari pengalamannya sendiri-sendiri. Ada banyak hal yang ingin saya ubah, dan kemudian ada hal-hal yang tidak akan pernah berubah. Saya sudah pasti akan jadi seorang manajer yang lebih baik," lugas Ruben Amorim.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed