AchmadNurHidayat.ID — Rittal Indonesia meresmikan Rittal Modification Center (ModCenter) di Jakarta sebagai fasilitas modifikasi enclosure pertama perusahaan di Indonesia. Pusat ini disiapkan untuk mendukung kebutuhan engineering dan modifikasi lokal bagi sektor manufaktur, energi, pusat data, otomasi industri, serta infrastruktur digital.
Perusahaan mengalokasikan investasi sekitar 400.000 euro untuk pembangunan dan operasional ModCenter, yang mencakup penerapan teknologi machining otomatis Perforex MT, integrasi dengan perangkat lunak engineering EPLAN, serta program pelatihan dan sertifikasi bagi tenaga engineering lokal.
Alasan Hadirkan ModCenter Di Indonesia
Executive Vice President Rittal untuk Kawasan ASEAN, Ajay Bhargava, menyatakan Indonesia memegang peran penting dalam strategi pertumbuhan jangka panjang perusahaan di Asia Tenggara.
“Kehadiran kami melalui Rittal Modification Center di Indonesia mencerminkan keyakinan jangka panjang kami terhadap potensi Indonesia serta komitmen untuk menghadirkan kapabilitas engineering global lebih dekat kepada industri lokal,” kata Ajay Bhargava.
Memperpendek Rantai Pasok dan Waktu Proyek
Sebelum adanya fasilitas ini di Indonesia, pelanggan umumnya melakukan modifikasi enclosure sendiri atau mengirimkan produk ke fasilitas Rittal di Singapura maupun India. Hal itu memerlukan waktu lebih panjang, biaya logistik lebih besar, serta koordinasi proyek yang lebih kompleks.
Dengan ModCenter di Jakarta, modifikasi dapat dilakukan secara lokal dengan mengacu pada standar kualitas global Rittal. Fasilitas ini melayani kebutuhan modifikasi untuk panel kelistrikan, sistem otomasi, dan infrastruktur digital industri.
Dorong Efisiensi Proyek Industri
ModCenter dirancang untuk merespons kebutuhan industri yang menuntut solusi lebih fleksibel dan spesifik. Sektor seperti makanan dan minuman, energi, utilitas, pusat data, serta manufaktur berbasis otomasi menjadi target layanan yang membutuhkan kapabilitas engineering disesuaikan.
Vice President Global Product Portfolio Management Rittal, Michael Schell, mengatakan industri kini bergerak menuju model operasional yang menuntut kecepatan, fleksibilitas, dan integrasi digital yang lebih kuat.
“Dalam industri modern, kecepatan implementasi kini menjadi faktor yang sama pentingnya dengan kualitas produk itu sendiri. Pelanggan tidak lagi hanya mencari enclosure yang andal, tetapi juga solusi yang mampu mempercepat keseluruhan proses engineering dan instalasi,”
Menurut Michael, ModCenter di Indonesia bertujuan membawa kapabilitas engineering global lebih dekat kepada pelanggan sehingga menghasilkan respons lebih cepat dan standar engineering internasional.
Teknologi dan Integrasi Digital
ModCenter mengintegrasikan teknologi machining otomatis Perforex MT, sistem berbasis komputer yang melakukan pemotongan, pengeboran, tapping, dan pelubangan enclosure secara otomatis dan terstandarisasi.
Perusahaan menyebut teknologi ini mampu mempercepat proses machining hingga delapan kali untuk material baja dan hingga 20 kali untuk material stainless steel dibanding metode manual. Di Indonesia, proses modifikasi yang sebelumnya membutuhkan enam hingga delapan jam diklaim dapat diselesaikan sekitar 30 menit dengan Perforex.
Sistem Perforex juga terintegrasi dengan EPLAN, platform digital engineering untuk merancang sistem kelistrikan, aplikasi otomasi, dan panel industri sebelum produksi. Integrasi ini memungkinkan data engineering mengalir langsung ke proses manufaktur tanpa transfer data manual.
Dengan alur kerja terhubung, proses desain, produksi, dan implementasi dapat berjalan lebih efisien, mengurangi pekerjaan manual, meningkatkan konsistensi kualitas, serta mempercepat penyelesaian proyek.
Efisiensi Waktu dan Pekerjaan Lapangan
Berdasarkan studi internal Rittal mengenai otomasi dalam proses panel building, integrasi digital engineering dan manufaktur otomatis dapat menghasilkan efisiensi proses signifikan dibandingkan metode konvensional.
Perusahaan menyatakan ModCenter Indonesia dapat memangkas waktu modifikasi, mempercepat implementasi proyek sekitar 70%–80%, mengurangi waktu instalasi di lapangan hingga 50%–60%, serta menekan pekerjaan lapangan sebesar 40%–50% karena enclosure dipersiapkan sesuai spesifikasi sejak awal.
Penguatan Kapabilitas Lokal
Managing Director Rittal Indonesia, Rahul Yadav, menyebut Indonesia sebagai pasar strategis untuk mengembangkan kapabilitas lokal Rittal di Asia Tenggara, dengan peluang pada sektor manufaktur, energi, data center, dan otomasi industri.
“Dengan hadirnya Modification Center di Indonesia, pelanggan tidak hanya memperoleh akses terhadap standar kualitas global, tetapi juga mendapatkan lead time yang lebih singkat, koordinasi proyek yang lebih efisien, serta proses instalasi yang lebih sederhana,” ujar Rahul Yadav.
ModCenter Indonesia menjadi bagian dari jaringan global Rittal Modification Center yang telah hadir di lebih dari 15 lokasi. Fasilitas di Jakarta didukung tenaga ahli dan engineer lokal, serta dukungan teknis dari tim regional Asia Tenggara dan kantor pusat Rittal di Jerman.
Ikuti AchmadNurHidayat.ID
