Red Bull Salzburg Hadapi Pafos FC di Leg Kedua Kualifikasi Liga Europa 2026
Red Bull Salzburg bertandang ke Stadion Alphamega di Limassol untuk menghadapi Pafos FC pada leg kedua babak kualifikasi ketiga Liga Europa 2026/27, Kamis, 13 Agustus 2026. Salzburg membawa keunggulan agregat 1-0 hasil gol Haris Tabakovic di leg pertama.
Pafos FC harus menang minimal dua gol tanpa balas untuk melaju ke babak berikutnya, menghadapi tekanan besar karena beberapa pemain kunci absen akibat cedera dan kartu. Laga ini menjadi penentu tiket ke babak play-off Liga Europa di mana pemenang akan melawan Mjallby.
Cuaca buruk juga menjadi faktor yang memengaruhi pertandingan. Di Red Bull Arena, Austria, hujan deras sempat menghentikan laga antara Salzburg dan Pafos selama dua jam pada 6 Agustus 2026. Kondisi lapangan tergenang air membuat pertandingan sulit berjalan normal.
Pelatih Salzburg, Danny Röhl, menyatakan kesiapan timnya menghadapi laga sulit di kandang lawan. "Kami tahu leg kedua di Siprus akan sangat sulit. Pafos punya dukungan penuh di kandang, tapi kami datang dengan mentalitas untuk menyelesaikan pekerjaan dan lolos ke babak berikutnya," ujar Danny Röhl.
Pelatih Pafos, Ricardo Sá Pinto, optimistis dengan peluang timnya meski menghadapi defisit gol dan keterbatasan pemain. "Kami harus bermain dengan intensitas tinggi sejak menit pertama. Satu gol bisa mengubah segalanya, dan kami percaya bisa membalikkan keadaan di depan publik sendiri," kata Ricardo Sá Pinto.
Pengalaman pemain seperti David Luiz juga menjadi modal penting bagi Pafos dalam menghadapi tekanan. Luiz mengapresiasi kualitas Salzburg dan kontribusi sponsor utama yang mendukung klub Austria tersebut. "Saya melihat banyak bakat di sini. Setiap orang harus bertepuk tangan untuk itu," ujar David Luiz.
Susunan pemain Pafos kemungkinan menggunakan formasi 4-3-3 dengan fokus pada serangan agresif, sedangkan Salzburg diperkirakan mengandalkan formasi 4-2-3-1 dengan pemain kunci mereka di lini depan. Namun, beberapa pemain Salzburg masih diragukan tampil karena cedera.
Red Bull Arena sendiri dikenal sering mengalami gangguan cuaca yang menyebabkan penundaan pertandingan, termasuk badai angin dan hujan deras dalam beberapa tahun terakhir. Laga-laga penting sempat terganggu seperti pada 2008, 2014, 2018, dan 2020 akibat faktor cuaca dan teknis.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow