Qualcomm Naikkan Harga Chip Ponsel Mulai September 2026
Produsen komponen semikonduktor Qualcomm mengumumkan penyesuaian harga untuk seluruh jajaran chipset system on a chip (SoC) perangkat seluler yang diproduksi perusahaan. Kebijakan kenaikan harga tersebut dijadwalkan mulai berlaku efektif pada 1 September mendatang. Keputusan tersebut dikonfirmasi oleh CEO Qualcomm Cristiano Amon.
Penyesuaian tarif ini merupakan dampak dari keterbatasan pasokan serta lonjakan harga komponen memori secara global yang belum pernah terjadi sebelumnya, sebagaimana dilansir dari Detik iNET pada Kamis (30/7/2026). Tekanan rantai pasok memori tersebut menyebabkan pendapatan dari bisnis ponsel pintar Qualcomm merosot hingga 20 persen secara tahunan (YoY). Capaian tersebut mencatatkan angka performa finansial terendah bagi lini bisnis seluler Qualcomm sejak periode 2021.
Dampak kelangkaan memori global tidak hanya menekan produsen chip, tetapi juga memicu kenaikan harga produksi berbagai perangkat elektronik lain secara berantai. Sektor yang terdampak mencakup industri konsol gim, komputer jinjing, hingga komponen papan sirkuit komputer skala kecil.
Guna menjaga margin profitabilitas perusahaan, sejumlah pabrikan perangkat seluler mulai beralih menggunakan chip Qualcomm generasi sebelumnya. Di saat bersamaan, Qualcomm juga memproyeksikan penurunan kontribusi pendapatan dari pasokan modem untuk lini produk perangkat Apple terbaru. Untuk mengantisipasi penurunan di pasar ponsel pintar, Qualcomm mengalihkan fokus strategi bisnisnya ke sektor otomotif dan data center. Perusahaan menargetkan kontribusi pendapatan dari lini ponsel menyusut hingga tersisa sepertiga dari total pendapatan pada 2029.
Sebagai langkah penguatan divisi baru tersebut, Qualcomm telah merampungkan kesepakatan kemitraan jangka panjang berdurasi 10 tahun. Perusahaan dipastikan menjadi pemasok utama sistem chip untuk produsen otomotif global BMW.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow