— Swiss akan berhadapan dengan Kolombia pada laga terakhir babak 16 besar Piala Dunia 2026 di Vancouver, Kanada. Pertandingan digelar Rabu (8/7/2026) pukul 03.00 WIB dan diprediksi berjalan ketat, mempertemukan lini serang tajam Swiss dengan pertahanan kokoh Kolombia yang baru kebobolan satu gol sepanjang turnamen.

Kolombia datang sebagai salah satu kejutan turnamen setelah tampil konsisten sejak fase grup. Swiss pun menunjukkan performa impresif, dengan dukungan lapangan yang sudah mereka gunakan beberapa kali sepanjang kompetisi.

Perjalanan Menuju Babak 16 Besar

Swiss lolos sebagai juara Grup B dengan tujuh poin setelah menang atas Kanada dan Bosnia-Herzegovina serta imbang kontra Qatar. Pada babak 32 besar, mereka mengalahkan Aljazair 2-0, sekaligus mencatat kemenangan fase gugur Piala Dunia pertama sejak 1938.

Kolombia memuncaki Grup K dengan tujuh poin setelah mengalahkan Uzbekistan dan Republik Demokratik Kongo serta bermain imbang dengan Portugal. Di babak 32 besar, tim asuhan Nestor Lorenzo menyingkirkan Ghana lewat kemenangan 1-0.

Manzambi Jadi Senjata Utama Swiss

Gelandang muda Johan Manzambi menjadi sorotan dalam perjalanan Swiss. Pemain 20 tahun itu telah mencetak tiga gol dan dua assist meski sempat memulai turnamen dari bangku cadangan.

Manzambi diandalkan sebagai motor serangan berkat kemampuan mencipta dan menyelesaikan peluang. Pelatih Murat Yakin memuji perkembangan pemain tersebut: “Dia terus meningkatkan performanya. Dia adalah pemain tim. Dia bukan hanya pemain yang enak ditonton… dia adalah pemain serba bisa. Dia memiliki banyak kualitas dan masih banyak potensi yang belum terungkap.”

Selain Manzambi, serangan Swiss diperkuat Breel Embolo, Dan Ndoye, dan Ruben Vargas. Keempat pemain tersebut menyumbang delapan dari sembilan gol Swiss sepanjang turnamen.

Kolombia Andalkan Fleksibilitas Permainan

Pelatih Kolombia, Nestor Lorenzo, menilai fleksibilitas pemain sebagai kekuatan utama timnya. Menurut Lorenzo, para pemain mampu menafsirkan permainan dengan sederhana dan menyesuaikan diri pada berbagai momen pertandingan.

“Saya percaya sangat penting bagi kita untuk memiliki pemain-pemain seperti itu, pemain yang menafsirkan permainan dengan sederhana, dan mereka tahu bagaimana harus bersikap. Mereka memahami permainan, mereka mengerti permainan,”
“Selain memiliki kemampuan fisik dan teknis yang memungkinkan peningkatan fleksibilitas, mereka juga memahami permainan. Mereka memahami berbagai momen, dan itu memungkinkan tim untuk berkembang. Saya pikir kita memiliki banyak pemain seperti ini yang sangat serbaguna,”

Kolombia baru kebobolan satu gol di turnamen, saat melawan Uzbekistan pada laga pembuka. Di lini depan, Daniel Muñoz telah mencetak dua gol, sementara Luis Díaz menyumbang satu gol dan satu assist.

Rekor Pertemuan dan Prediksi

Pertandingan ini menjadi pertemuan kelima antara Swiss dan Kolombia di semua ajang. Dari empat pertemuan sebelumnya, tiga berstatus persahabatan, sementara satu laga kompetitif terjadi di fase grup Piala Dunia 1994 yang dimenangkan Kolombia 2-0. Pertemuan terakhir tercatat pada Maret 2007, saat Kolombia menang 3-1.

Berdasarkan prediksi superkomputer Opta, Kolombia lebih diunggulkan. Peluang Kolombia menang dalam waktu normal mencapai 41,9%, Swiss 28,2%, dan kemungkinan laga berlanjut ke babak tambahan sekitar 29,9%.

Prediksi Susunan Pemain

Susunan pemain yang diprediksi:

  • Swiss (4-2-3-1): Gregor Kobel; Denis Zakaria, Nico Elvedi, Manuel Akanji, Ricardo Rodriguez; Remo Freuler, Granit Xhaka; Dan Ndoye, Johan Manzambi, Ruben Vargas; Breel Embolo.
  • Kolombia (4-3-3): Kevin Mier Vargas; Daniel Muñoz, Davinson Sánchez, Jhon Lucumí, Johan Mojica; Gustavo Puerta, Jefferson Lerma, Jhon Arias; James Rodríguez, Luis Suárez, Luis Díaz.