— Pertemuan Argentina melawan Mesir pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 di Atlanta, Amerika Serikat, Selasa (7/7/2026) pukul 23.00 WIB bukan sekadar laga untuk tiket perempat final. Pertandingan itu juga menampilkan dua ikon sepak bola dunia, Lionel Messi dan Mohamed Salah, yang sama-sama menghadapi fase penutup karier internasional mereka.

Messi datang sebagai juara dunia dan pemegang sejumlah rekor Piala Dunia, sedangkan Salah menjadi wajah kebanggaan Mesir yang untuk pertama kali menembus babak gugur turnamen tersebut.

Babak Terakhir Bagi Messi

Messi, yang kini berusia 39 tahun, dipandang memainkan kemungkinan penampilan terakhirnya di Piala Dunia 2026. Pada edisi ini ia kembali menunjukkan performa tinggi: tampil pada Piala Dunia keenamnya dan mengoleksi tujuh gol, sejajar dengan Kylian Mbappé dan Erling Haaland sebagai top skor sementara.

Performa Messi di turnamen juga menambah panjang rekor penampilannya. Namun, perhatian publik Argentina tak hanya tertuju pada upaya mempertahankan gelar, melainkan juga pada masa depan tim setelah sang kapten gantung sepatu.

Sejumlah pengamat menyorot besarnya kontribusi Messi terhadap serangan Argentina. Dari 11 gol yang dicatat tim sampai babak ini, tujuh di antaranya bersumber dari Messi. Pemain lain seperti Lautaro Martinez dan Julián Álvarez kerap berperan membuka ruang, sementara Enzo Fernández dan Alexis Mac Allister menjalankan tugas lebih defensif.

Salah: Simbol Kebanggaan Mesir

Bagi Mesir, Mohamed Salah bukan sekadar pemain kunci, melainkan figur simbolis yang mewakili perjalanan dari akar sederhana menuju panggung dunia. Pada usia 34 tahun, Salah membantu negaranya menjejak babak gugur Piala Dunia untuk pertama kali dalam sejarah tampilannya di turnamen tersebut.

Momen penting itu tercipta setelah Mesir mengalahkan Australia lewat adu penalti di babak 32 besar, di mana Salah mengeksekusi penalti bergaya Panenka yang memastikan kelolosan. Keberhasilan itu memicu perayaan luas dan mengukuhkan posisi Salah sebagai sumber inspirasi bagi publik Mesir.

Makna Laga Untuk Kedua Negara

Untuk Argentina, setiap laga kini terasa seperti kesempatan terakhir menyaksikan Lionel Messi membela seragam Albiceleste. Bagi publik, kemenangan bukan hanya langkah menuju gelar, tetapi juga kesempatan menikmati aksi salah satu legenda sepak bola.

Bagi Mesir, duel melawan Argentina merupakan ujian terbesar di Piala Dunia 2026 sekaligus kesempatan bagi Salah untuk menambah babak baru dalam warisan internasionalnya. Pertemuan ini karenanya sarat nilai sportif dan simbolis bagi kedua kubu.