— Persib Bandung mengisyaratkan rencana membuka saham melalui initial public offering (IPO) dan menyediakan akses khusus bagi pemegang Passport Persib untuk membeli saham lebih awal.

Informasi itu tercantum pada halaman resmi klub, yang menyebut salah satu manfaat Passport Persib adalah mendapatkan prioritas pembelian saham saat penawaran perdana dibuka. “Jadi yang pertama dapat membeli saham Persib saat IPO dibuka,” tertulis dalam keterangan itu.

Sebelumnya, CEO PT PERSIB Bandung Bermartabat (PBB), Glenn Sugita, menyampaikan optimismenya terkait arah perkembangan klub dan peluang melakukan IPO.

Usai laga melawan Persis Solo di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Sabtu, 24 Mei 2025, Glenn menilai kondisi internal klub kini lebih solid secara manajerial dan struktur organisasi. “Kami melihat sekarang klub jauh lebih sehat, secara manajemen maupun struktur bisnis. Ini membuat kami merasa bahwa langkah menuju IPO bukan lagi mimpi, tapi sesuatu yang bisa segera diwujudkan,” ujar Glenn.

Keterangan mengenai rencana go public disampaikan sebagai bagian dari upaya transformasi Persib menjadi entitas olahraga profesional yang lebih modern dan transparan. Saat menyampaikan hal itu, Glenn juga menyelipkan candaan yang menarik perhatian hadirin.

“Kalau PERSIB IPO nanti, pertanyaannya, Pak Ara siap berinvestasi gak nih?”

Menanggapi itu, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait, secara lugas menyatakan kesediaannya mendukung, termasuk lewat komitmen dana. “Kalau untuk PERSIB, saya siap! Saya siapkan investasi Rp 100 miliar untuk jadi bagian dari transformasi besar klub kebanggaan Jawa Barat ini,” kata Ara.

Sejarah Singkat Klub

Persib Bandung berasal dari cikal bakal Bandoeng Inlandsche Voetbal Bond (BIVB) yang didirikan pada 5 Januari 1919 sebagai perserikatan klub-klub sepak bola bumi putera di Bandung.

Pada 19 April 1930, BIVB tercatat sebagai salah satu dari tujuh klub yang berperan dalam kelahiran Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI). Seiring perjalanan, organisasi mengalami beberapa perubahan nama dan struktur: dari Indlansche menjadi Indonesische, lalu menjadi Perserikatan Sepakraga Indonesia Bandung (PSIB), sebelum akhirnya bergabung dan berubah nama menjadi PERSIB pada 18 Maret 1934.

Sejak 9 September 2009, Persib berstatus sebagai klub profesional yang dikelola oleh PT PERSIB Bandung Bermartabat.