PINTU dan HIMAPEN Edukasi Mahasiswa Terkait Peluang Investasi Digital

Smallest Font
Largest Font

Aset kripto dan saham menjadi instrumen investasi yang semakin diminati generasi muda Indonesia dalam menghadapi tantangan inflasi di era ekonomi digital. Guna mengoptimalkan peluang tersebut, platform investasi PINTU berkolaborasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta Himpunan Mahasiswa & Pemuda Nagekeo Se-Jabodetabek (HIMAPEN) menggelar diskusi literasi keuangan di Jakarta pada Kamis (16/7/2026).

Acara bertajuk “Menangkap Peluang Investasi Saham, Kripto, dan Komoditas” tersebut dihadiri oleh lebih dari 100 mahasiswa asal Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT). Dilansir dari Investor Daily, dominasi kalangan muda di pasar investasi didukung data Indonesia Crypto & Web3 Industry Report 2025 yang mencatat kelompok usia 18–34 tahun menguasai 81,6% total pengguna kripto. Sementara itu, data PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) per April 2026 menunjukkan investor pasar modal berusia di bawah 30 tahun mencapai 55% dan usia 31–40 tahun sebesar 25%.

Presiden Direktur PINTU Andy Putra menyatakan bahwa tingginya antusiasme mahasiswa untuk mempelajari peluang investasi masa depan merupakan hal yang sangat positif bagi penguatan industri finansial.

“Dengan menghadirkan para pakar yang berpengalaman, kegiatan ini tidak hanya berkontribusi pada peningkatan literasi keuangan, tetapi juga menjadi wadah kolaborasi antara industri dan akademisi dalam mempersiapkan generasi muda yang lebih siap menghadapi perkembangan ekonomi dan teknologi finansial,” kata Andy dalam keterangan resminya, Kamis (16/7/2026).

Andy menambahkan bahwa kemitraan strategis ini merupakan langkah nyata perusahaan dalam mendukung penguatan inklusi keuangan masyarakat di berbagai daerah.

“Sebagai salah satu pelaku industri jasa keuangan, kami bertekad untuk selalu berkontribusi memberikan pemahaman yang lebih baik terkait perencanaan keuangan, investasi, dan pemanfaatan teknologi finansial untuk menciptakan masa depan yang lebih baik,” ujar Andy.

PINTU juga menegaskan komitmen berkelanjutan mereka untuk menyediakan sarana edukasi yang mudah diakses guna mencetak investor yang lebih bertanggung jawab.

“Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan edukasi keuangan dan aset kripto yang mudah dipahami oleh masyarakat, khususnya generasi muda. Kami berharap kolaborasi dengan komunitas mahasiswa seperti HIMAPEN dapat mendorong lahirnya investor yang lebih bijak, memahami risiko, serta mampu memanfaatkan peluang investasi secara bertanggung jawab,” imbuh Andy.

Merespons inisiatif edukasi ini, Ketua Umum HIMAPEN se-Jabodetabek Aster Leta menyampaikan harapan agar seluruh anggota organisasi dapat memetik wawasan mendalam mengenai manajemen keuangan modern.

“Kegiatan ini memberikan sebuah pemahaman tentang bagaimana caranya untuk memanfaatkan perkembangan teknologi yang sudah semakin besar, termasuk bagaimana cara berinvestasi serta instrumen investasi apa saja yang bisa dilakukan oleh para mahasiswa,” ungkap Aster.

Aster mengapresiasi kontribusi seluruh pihak dan menjelaskan profil organisasi paguyuban yang dipimpinnya sebagai tempat belajar bersama anak-anak muda asal Nagekeo di Jabodetabek.

“HIMAPEN sendiri adalah sebuah organisasi paguyuban anak-anak muda Nagekeo, baik yang berlatar belakang sebagai mahasiswa ataupun sebagai pekerja. Komunitas ini didirikan untuk saling mengenal satu sama lain anak-anak Nagekeo di Jabodetabek dan menjadi wadah untuk belajar bersama,” tegas Aster.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed