Peter Bosz Petik Pelajaran Usai PSV Kalah Jumlah Pemain
Pelatih PSV Eindhoven Peter Bosz menganggap kekalahan timnya sebagai sesi latihan yang sangat berguna setelah Joey Veerman diganjar kartu merah pada menit kesembilan. Situasi tersebut memaksa skuadnya menerapkan taktik blok rendah yang jarang mereka peragakan.
Hukuman kartu merah yang diterima Veerman membuat Bosz langsung merombak skema permainan. PSV terpaksa bertahan lebih dalam sepanjang babak pertama untuk mengamankan pertahanan dari gempuran lawan.
"Kami sebenarnya tidak menyaksikan pertandingan yang normal. Kami tampil kokoh dalam blok rendah pada babak pertama, karena kami tidak pernah bermain seperti itu. Saya melihatnya sebagai sesi latihan yang luar biasa, karena begitulah cara saya memandangnya," kata pelatih PSV Eindhoven, Peter Bosz.
Strategi lanjutan disiapkan pada masa jeda untuk mengejar ketertinggalan skor. Perubahan komposisi pemain dilakukan demi meningkatkan intensitas serangan balik cepat.
"Kami memasukkan Van Bommel karena kecepatan yang dimilikinya, dengan harapan kami masih bisa memberikan ancaman. Namun saat itu jarak ketertinggalan sudah terlalu jauh," kata Bosz.
Meski meraih hasil minor, Bosz tetap memberikan apresiasi atas kerja keras serta kerja sama para pemainnya di lapangan. Ia menilai ketahanan fisik timnya teruji dengan baik selama mempraktikkan skema bertahan tersebut.
"Saya melihat ini sebagai ujian kondisi fisik yang bagus. Mereka mampu bertahan dengan baik, meskipun kalah jumlah pemain. Kami melatih sesuatu, yaitu blok rendah, dan itu sangat memberi pelajaran. Saya menilai para pemain saling membantu dengan sangat baik di lapangan," kata Bosz.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow