Pelatih PBSI Evaluasi Performa Raymond/Joaquin Jelang Kejuaraan Dunia
Pelatih Kepala Ganda Putra PBSI, Antonius Budi Ariantho, mengevaluasi hasil kurang maksimal yang diraih pasangan Raymond Indra dan Nikolaus Joaquin dalam beberapa turnamen terakhir, menjelang Kejuaraan Dunia di New Delhi, India, pada 17-23 Agustus mendatang.
Dalam enam bulan terakhir, performa Raymond/Joaquin dinilai belum stabil meski berhasil meraih tiga kali posisi runner up di Indonesia Masters, Thailand Masters, dan Indonesia Open tahun ini, menurut laporan dari Detik Sport.
Namun, penampilan mereka di Japan Open dan China Open bulan lalu terhenti di babak 32 dan 16 besar, jauh dari target hasil maksimal yang diharapkan.
Anton menyatakan, "Ya, Raymond/Joaquin kan kalau boleh dibilang masih muda ya untuk pengalamannya. Tapi ya enggak apa-apa, dari pertandingan kemarin mereka belajar dari pengalaman-pengalaman, kesalahan-kesalahannya," ujar Antonius di Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta Timur.
Pelatih ini juga menyoroti pola permainan pasangan peringkat 12 dunia tersebut yang dianggap terlalu monoton dan perlu perubahan.
"Kami juga sudah komunikasi, akan diperbaiki dari kelemahan-kelemahan mereka. Lalu ke depan akan ada polanya yang harus dirubah lagi. Mereka kan mainnya kencang terus, nah harus ada perubahan," tambah Antonius.
Selain aspek teknis, Antonius menegaskan faktor non teknis juga menjadi bagian penting dalam evaluasi untuk memperbaiki performa Raymond/Joaquin.
"Iya, ya harus kami perbaiki lah," tegas Antonius.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow