Pelaku Industri Resmikan IBMA Perkua Ekosistem Pasar Bullion
Pelaku industri resmi membentuk Indonesia Bullion Market Association (IBMA) pada Selasa, 18 Agustus 2026, untuk mendorong pengembangan pasar bullion yang kredibel, efisien, dan berkelanjutan di Indonesia, sebagaimana dilansir dari Investor Daily.
Pembentukan wadah ini bertepatan dengan satu tahun peluncuran kegiatan usaha Bank Emas oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Saat ini, lembaga bullion di Indonesia telah mengelola sekitar 177 ton emas, yang terdiri atas 153 ton oleh PT Pegadaian dan 24 ton oleh PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI).
Langkah strategis ini juga selaras dengan pencapaian produksi emas Indonesia yang mencatatkan angka 104 ton pada 2025 menurut data World Gold Council, memasukkan Indonesia ke posisi 10 besar dunia. IBMA menghimpun pelaku industri hulu hingga hilir, mulai dari perusahaan pertambangan, pengolahan, bullion dealer, lembaga keuangan non-bank, hingga bank bullion.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan penjelasannya mengenai peran penting penguatan sektor pengelolaan komoditas emas dalam negeri.
"Indonesia memiliki potensi emas yang besar. Tantangan kita bukan hanya meningkatkan produksi, tetapi memastikan emas tersebut dikelola di dalam negeri sehingga menciptakan nilai tambah yang lebih besar bagi perekonomian nasional. IBMA diharapkan menjadi katalis yang memperkuat kolaborasi industri sekaligus meningkatkan daya saing pasar bullion Indonesia," ujar Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian.
Sejumlah entitas besar telah bergabung dalam kepengurusan yang dipimpin Selfie Dewiyanti sebagai Ketua Umum dan Anton Sukarna sebagai Sekretaris Jenderal. Anggotanya meliputi PT Pegadaian (Persero), BSI, PT Hartadinata Abadi Tbk, UBS Gold, PT Amman Mineral Internasional Tbk, Galeri 24, Brinks Solution Indonesia, ICDX Group, PT Central Mega Kencana, PT Sentral Kreasi Kencana, serta PT Laku Emas Indonesia.
Direktur Pemasaran, Penjualan dan Pengembangan Produk PT Pegadaian (Persero) sekaligus Ketua IBMA Selfie Dewiyanti memaparkan visi asosiasi dalam mentransformasi peran Indonesia di tingkat regional.
"Kehadiran IBMA diharapkan menjadi platform utama bagi seluruh pelaku industri untuk membangun pasar bullion Indonesia yang kredibel, kompetitif, dan berstandar internasional. Dengan ekosistem yang semakin kuat, Indonesia tidak hanya akan menjadi negara penghasil emas, tetapi juga berkembang sebagai pusat perdagangan dan jasa bullion di kawasan yang mampu memberikan kontribusi lebih besar terhadap investasi, pendalaman pasar keuangan, dan pertumbuhan ekonomi nasional," ujar Selfie Dewiyanti, Ketua IBMA.
Inisiatif ini dirancang guna mendukung target transformasi ekonomi nasional dan pencapaian pertumbuhan ekonomi 8 persen pada 2029 melalui program hilirisasi sesuai visi Astacita.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow