PB Djarum Cari Bakat Bulutangkis Muda di Pekanbaru
Tim Pencari Bakat PB Djarum memantau langsung ekosistem bulutangkis di luar Pulau Jawa yang dinilai tetap berkembang dalam Audisi Umum PB Djarum 2026 di GOR Angkasa, Pekanbaru, Riau, pada 8-12 Juli 2026.
Ajang pencarian bakat ini digelar untuk memperebutkan enam Super Tiket dari jalur kompetisi. Ratusan atlet muda dari kategori U-11, KU-11, dan KU-12 baik putra maupun putri turut berpartisipasi, sebagaimana dilansir dari Detik Sport.
Yuni Kartika selaku Tim Pencari Bakat PB Djarum mengapresiasi berjalannya pembinaan atlet di daerah luar Jawa yang menjadi fokus pencarian potensi baru.
"Kami cukup gembira melihat ekosistem bulutangkis masih tetap berjalan dengan baik di luar Jawa. Poin utamanya adalah bagaimana potensi-potensi yang ada di daerah tetap menjadi incaran bagi kami," kata Yuni Kartika.
Yuni juga menambahkan bahwa pelaksanaan audisi di Sumatra dan Sulawesi ini memberikan dampak positif bagi regenerasi atlet nasional setelah sempat terhenti beberapa tahun lalu.
"Ini sangat positif bagi bulutangkis Indonesia karena menunjukkan bahwa semangat melahirkan atlet baru tidak pernah padam meski audisi di pulau-pulau lain seperti Sumatra dan Sulawesi sempat terhenti dalam beberapa tahun terakhir," tambah Yuni Kartika.
Mantan peraih medali perak Asian Games 1994 ini memberikan catatan evaluasi terhadap aspek dasar para atlet putri yang berlaga hingga babak semifinal, meski beberapa klub dinilai sudah menerapkan standar kepelatihan yang benar.
"Untuk kategori putri, saya melihat ada tiga hal yang membuat seorang anak terlihat istimewa, yaitu footwork yang efektif, bakat membidik titik pukul yang pas, serta kemandirian karakter di lapangan," ungkap Yuni Kartika.
Lebih lanjut, kemandirian karakter dan kemampuan mengambil keputusan secara mandiri di lapangan menjadi salah satu poin penilaian utama tim pemandu bakat.
"Kami mencari anak yang tidak terus-menerus menengok ke pelatihnya, tapi tahu kapan dia salah dan tahu hal yang harus dilakukan saat menghadapi lawan yang lebih besar atau lebih kecil. Karakter atau kemandirian seperti ini sangat kami nilai," jelas Yuni Kartika.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow