Paolo Taveggia Mengenang Pengabdian Dan Karakter Franco Baresi
Mantan pejabat eksekutif AC Milan Paolo Taveggia menyampaikan penghormatan mendalam atas keteladanan serta pengabdian Franco Baresi semasa hidup. Kenangan tersebut diungkapkan menyusul berpulangnya legenda sepak bola Italia itu sebagaimana dilansir dari Il Giornale pada Jumat (31/7/2026).
Taveggia menilai Baresi sebagai sosok penting yang membedakan diri lewat keseriusan kerja di lapangan ketimbang penampilan luar. Ia menegaskan integritas sang kapten menjadi sumber kepercayaan bagi seluruh pimpinan klub dan rekan setim.
"Ada momen-momen ketika kehidupan dan realitas membawa kita berpikir bahwa segalanya telah berakhir, bahwa dunia impian dan harapan kita telah sampai di ujung. Ada momen ketika masa depan mengkhawatirkan kita, tetapi masa lalu mengingatkan betapa beruntungnya kita. Ada momen ketika teman-teman yang telah berbagi kehidupan dan saat-saat terbahagia menyapa kita untuk terakhir kalinya seolah ingin pergi selamanya. Di hadapan salam terakhir ini, kita menelusuri kembali masa lalu yang dihabiskan bersama, dan teman kita tampak semakin besar dan nyata, masih mengajari kita sesuatu, masih membuat kita memahami betapa indahnya hidup bersama dan betapa ia menjadi sumber kebahagiaan bagi kita," kata Paolo Taveggia, mantan pengurus AC Milan.
Ia menuturkan hubungan kerja mereka diwarnai rasa hormat yang tinggi serta keterbukaan dalam menyelesaikan berbagai persoalan tim.
"Franco Baresi bagi saya adalah semua ini dan jauh lebih banyak lagi, jujur dan tulus, dia termasuk di antara orang-orang yang jarang saya ajak bercanda, dia bahkan membuat saya agak segan, tetapi saya tahu dengannya saya bisa berbicara dan menyelesaikan setiap masalah," ujar Taveggia.
Karakter Baresi disebut sangat kontras dengan gemerlap media karena lebih berfokus pada dedikasi profesi secara konsisten.
"Dia tampak agak tertutup di dunia yang penuh glamour dan penampilan, dia mewakili hal yang sebaliknya, dia tidak membutuhkan tato, rambut dikepang, atau efek khusus, keahlian utamanya yang luar biasa adalah keseriusan saat tampil di lapangan, dedikasi dalam menjalankan pekerjaannya, dan kemampuan menanamkan rasa percaya diri kepada seluruh rekan tim dan kami para pengurus," tutur Taveggia.
Dalam kenangannya, Taveggia membeberkan rekam jejak historis Baresi yang pernah membawa bunga untuk pendukung lawan hingga bertanding di Piala Dunia usai menjalani operasi.
"Saya memiliki banyak keberuntungan dalam hidup dan kamu Franco adalah salah satu yang terpenting bagi saya, kita telah merayakan keberhasilan besar dan terkadang menerima kekalahan yang membuat kita terharu hingga meneteskan air mata," ucap Taveggia.
Komitmen luar biasa di dalam dan luar lapangan dinilai menjadikan Baresi sosok panutan yang tidak tertandingi sepanjang sejarah klub.
"Franco yang baik, kamu adalah satu-satunya di Stadion Heysel yang membawa mawar ke kurva anak-anak Juventus, kamu adalah satu-satunya yang bermain di Piala Dunia saat kamu menjalani operasi meniskus, kamu adalah satu-satunya yang menjadi yang terbaik tanpa perlu mengatakannya, kamu ada dan akan selamanya ada dalam ingatan kami, dan siapa tahu suatu hari nanti kita akan bertemu lagi, saya di bangku cadangan dan kamu di lapangan seperti dulu," kata Taveggia.
Wafatnya Baresi meninggalkan warisan keteladanan yang kini menjadi inspirasi bagi generasi muda sepak bola dunia.
"Sepak bola Italia dan dunia mulai hari ini menjadi lebih kecil tanpamu, tetapi mulai hari ini memiliki sebuah bintang di langit untuk dikagumi dan diceritakan kepada anak-anak muda," ujar Taveggia.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow