NOC Indonesia Tetapkan 432 Atlet untuk Asian Games 2026

Smallest Font
Largest Font

Komite Olimpiade Indonesia resmi menetapkan kontingen Merah Putih yang akan berlaga pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dengan memperkuat 432 atlet dari 35 cabang olahraga, Sabtu (1/8/2026), dilansir dari Detik Sport.

Selain ratusan atlet tersebut, kontingen nasional diperkuat oleh 148 pelatih dan ofisial serta 32 personil tim Chef de Mission. Penetapan komposisi ini disepakati setelah proses evaluasi mendalam yang melibatkan tim review Kemenpora, Komisi Sport NOC Indonesia, dan federasi cabang olahraga terkait.

Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia, Raja Sapta Oktohari, menyatakan keyakinannya terhadap persaingan kontingen nasional dalam ajang olahraga terbesar di Asia tersebut.

"Asian Games bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi panggung untuk menunjukkan bahwa olahraga Indonesia terus berkembang dan mampu bersaing dengan negara-negara terbaik di Asia," kata Raja Sapta Oktohari, Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia.

Oktohari menambahkan bahwa seluruh kontingen telah melewati tahapan seleksi ketat sebelum dinyatakan lolos berangkat ke Jepang.

"Seluruh atlet yang berangkat telah melalui proses seleksi dan persiapan yang maksimal. Kini saatnya mereka tampil percaya diri, memberikan yang terbaik, dan mengharumkan nama Indonesia," kata Raja Sapta Oktohari, Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia.

Mengenai pembiayaan, terdapat tiga cabang olahraga yang berangkat melalui skema pendanaan mandiri dari federasi dan mitra, yaitu tinju, anggar, dan tenis meja, sementara cabang lainnya didukung APBN. Penggunaan skema pendanaan mandiri tersebut tidak membedakan standar target maupun tanggung jawab prestasi atlet di lapangan.

"Tidak ada perbedaan antara cabang olahraga yang didukung melalui APBN maupun yang berangkat secara mandiri. Ketika mereka resmi menjadi bagian dari Tim Indonesia, maka tanggung jawabnya sama, yaitu memberikan penampilan terbaik dan berjuang meraih medali untuk Indonesia. Skema pendanaan boleh berbeda, tetapi target prestasi tetap sama," kata Raja Sapta Oktohari, Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia.

Skema partisipasi mandiri disepakati sebagai wujud komitmen bersama antar-cabang olahraga untuk terus berlaga di tingkat internasional setelah melalui proses evaluasi kemampuan yang setara.

"KOI memastikan seluruh atlet yang tergabung dalam Tim Indonesia memperoleh pelayanan, koordinasi, dan dukungan kontingen yang sama selama mengikuti Asian Games. Yang kami nilai bukan dari sumber pembiayaannya, melainkan kesiapan mereka untuk bersaing dan mengharumkan nama bangsa," kata Raja Sapta Oktohari, Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia.

Dukungan atas keterlibatan seluruh elemen kontingen juga disampaikan oleh pihak pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga.

"Apa pun skema pendanaannya, ketika mengenakan lambang Garuda di dada, seluruh atlet membawa satu nama, yaitu Indonesia. Saya berharap seluruh kontingen dapat memberikan penampilan terbaik dan membawa pulang prestasi yang membanggakan bagi Merah Putih," kata Erick Thohir, Menpora.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed