Nashville SC Memimpin Klasemen Menjelang Laga Melawan Red Bulls

Smallest Font
Largest Font

Nashville SC bersiap memperlebar keunggulan di puncak klasemen Konferensi Timur MLS saat bertandang ke markas New York Red Bulls pada Rabu, setelah meraih kemenangan 4-1 atas Inter Miami akhir pekan lalu.

Hasil positif tersebut membuat tim asuhan BJ Callaghan mengumpulkan 43 poin dan unggul lima angka dari pesaing terdekatnya, sekaligus menempatkan mereka di posisi teratas perburuan Supporters Shield.

Performa impresif Nashville tidak lepas dari kontribusi Hany Mukhtar yang mencetak dua gol ke gawang Miami. Pencapaian ini menjadi laga reguler ke-18 bagi Mukhtar dengan torehan lebih dari satu gol sejak bergabung pada 2020.

Gelandang Nashville SC, Hany Mukhtar, menilai hasil manis tersebut merupakan buah dari kerja keras tim sepanjang musim berjalan.

"Ini bukan sebuah pernyataan," kata Mukhtar.

"Masih terlalu banyak pertandingan tersisa," kata Mukhtar.

"Kami pantas mendapatkan laga besar ini, dan ini adalah pujian atas pencapaian kami, apa yang telah kami lakukan dalam 18 atau 19 pertandingan pertama sekarang. Namun kami harus menjalani pertandingan demi pertandingan," kata Mukhtar.

"Yang paling penting adalah sebuah klub memiliki DNA, dan kami memiliki DNA yang jelas dalam tim kami," kata Mukhtar.

"Kami memiliki mentalitas yang jelas di dalam tim kami. Siapa pun yang datang, tidak masalah siapa orangnya, harus beradaptasi dengan mentalitas, dengan DNA tersebut. Itulah fondasi dari klub ini," kata Mukhtar.

Pelatih kepala Nashville SC, BJ Callaghan, juga meredam euforia kemenangan atas sang juara bertahan MLS Cup demi fokus pada laga berikutnya.

"Kami di sini bukan untuk membuat pernyataan atau hal semacam itu," kata Callaghan.

"Anda bertanding melawan tim yang sangat bagus pada Sabtu malam, dan Anda harus segera membuka lembaran baru karena Anda sedang menatap tim bagus lainnya yang mungkin memberikan tantangan dengan cara berbeda... Inilah bagian menyenangkan dari bertanding, bukan? Inilah alasan mengapa setiap malam Anda harus membuat rencana permainan dan siap mengeksekusinya," kata Callaghan.

Kondisi berbeda dialami New York Red Bulls yang menempati peringkat kedelapan usai menelan kekalahan 1-2 dari Atlanta United. Skuat besutan Michael Bradley tercatat mengalami tiga kekalahan dari empat laga terakhir sejak jeda musim panas.

Pelatih kepala New York Red Bulls, Michael Bradley, menyoroti kegagalan timnya dalam mengunci keunggulan saat bertanding.

"Kami harus mampu mencetak gol kedua," kata Bradley.

"Ketika Anda tidak bisa membuat permainan untuk mendapatkan gol kedua, Anda membiarkannya tetap terbuka, dan Anda membiarkan tim yang dalam beberapa hal merasa putus asa. Anda membiarkan mereka tetap bertahan," kata Bradley.

"Dan jadi itu adalah perasaan yang sangat mengecewakan untuk dimiliki," kata Bradley.

Lini pertahanan Red Bulls yang sudah kebobolan 41 gol musim ini harus bekerja ekstra keras membendung lini serang Nashville. Meski demikian, pemain muda New York Red Bulls, Adri Mehmeti, meminta rekannya tampil berani di lapangan.

"Jika bola melewati belakang kami, pergilah untuk memadamkan api," kata Mehmeti.

"Pergilah menjadi berani, lakukan pemotongan bola yang besar, blok yang besar. Kami bisa merayakan momen itu karena hal tersebut membuat kami bersemangat, dan terutama di kandang sendiri, itu akan membuat para penggemar bersemangat dan menekan tim lawan," kata Mehmeti.

Nashville berpeluang kembali diperkuat Patrick Yazbek setelah pulih dari cedera paha, sementara penyerang Warren Madrigal masih diragukan tampil akibat masalah tubuh bagian bawah.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed