Morula IFC Operasikan Klinik Fertilitas Baru di BSD September 2026
PT Morula Indonesia siap mengoperasikan klinik fertilitas Morula International Fertility Clinic (IFC) di BSD pada September 2026. Langkah expansi ini dilakukan untuk memperluas jangkauan layanan bayi tabung di dalam negeri sekaligus mencegah pasien Indonesia berobat ke luar negeri, sebagaimana dilansir dari Investor Daily.
Kebutuhan terhadap layanan fertilitas nasional terus menunjukkan tren peningkatan dari tahun ke tahun. Berdasarkan data Perhimpunan Fertilisasi In Vitro Indonesia (PERFITRI), total program In Vitro Fertilization (IVF) di Indonesia telah melebihi 13.000 siklus pada 2021, dengan Morula IVF Indonesia menguasai hampir 50 persen pangsa pasar nasional selama 28 tahun beroperasi.
Presiden Direktur PT Morula Indonesia, Dr dr Ivan R. Sini, GDRM, MMIS, FRANZCOG, Sp.OG, menyampaikan penjelasannya mengenai pembukaan fasilitas baru tersebut.
"Pembukaan Morula IFC di BSD menjadi bagian dari komitmen Morula IVF Indonesia untuk terus memperkuat jaringan layanan nasional. Dengan bertambahnya fasilitas ini, Morula berharap semakin banyak pasangan Indonesia dapat memperoleh akses terhadap layanan fertilitas berkualitas tinggi tanpa harus mencari pengobatan ke luar negeri," kata Dr Ivan.
Klinik fertilitas terbaru ini dirancang terintegrasi dengan menghadirkan layanan mulai dari konsultasi awal, pemeriksaan diagnostik, laboratorium embriologi berteknologi terkini, hingga program bayi tabung yang dipersonalisasi.
"Melalui Morula IFC, kami ingin menghadirkan ekosistem layanan yang lebih komprehensif, mulai dari konsultasi, diagnosis, hingga program IVF dengan pendekatan yang personal dan berbasis bukti ilmiah. Harapannya, semakin banyak pasangan Indonesia dapat memperoleh layanan fertilitas berkualitas tinggi di dalam negeri, sehingga memiliki kesempatan yang lebih besar untuk mewujudkan impian menjadi orang tua," kata Dr Ivan.
Guna mempermudah akses layanan dan memberikan solusi finansial bagi masyarakat, Morula IVF Indonesia turut menjalin kemitraan strategis bersama Bank Mandiri.
"Melalui kemitraan ini, Morula IVF Indonesia dan Bank Mandiri akan menghadirkan berbagai inisiatif yang mendukung kemudahan akses layanan fertilitas, mulai dari edukasi, kemudahan transaksi, hingga solusi finansial yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat," kata Dr Ivan.
Dalam perjalanannya mendampingi ratusan ribu pasangan, penanganan medis kerap dihadapkan pada berbagai tantangan kompleks seperti cadangan ovarium rendah, gangguan kualitas sperma, keguguran berulang, hingga usia reproduksi lanjut.
"Di balik setiap keberhasilan tersebut terdapat kisah perjuangan yang menjadi pengingat bahwa setiap perjalanan menuju kehamilan memiliki tantangan yang berbeda dan membutuhkan pendekatan yang personal," kata Dr Ivan.
Keberhasilan program bayi tabung dialami oleh pasangan asal Sumenep, Madura, Mom Mina dan Dad Yusuf, yang berhasil mengandung anak kembar setelah menunggu selama 22 tahun. Meski indikator kadar Anti-Mullerian Hormone (AMH) berada di angka 0,1 ng/mL yang menunjukkan cadangan sel telur sangat rendah, pasangan tersebut berhasil mewujudkan impian memiliki momongan pada kehamilan di usia lebih dari 40 tahun.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow