Mastel Dorong Platform Digital Global Berkontribusi Infrastruktur Indonesia
Masyarakat Telematika Indonesia (Mastel) menegaskan perlunya keterlibatan platform digital global seperti Google, Facebook, Instagram, dan WhatsApp dalam pembangunan infrastruktur digital di Indonesia.
Menurut Ketua Umum Mastel Sarwoto Atmosutarno, kontribusi ini penting agar pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia dapat berjalan seiring dengan keberlanjutan investasi jaringan telekomunikasi nasional.
Ia menyampaikan bahwa selama ini manfaat dari perkembangan platform digital global terus meningkat, namun beban investasi infrastruktur digital lebih banyak ditanggung oleh industri telekomunikasi.
"Selama ini kita lebih banyak melihat manfaat kehadiran platform digital global, mulai dari pertumbuhan ekonomi digital, efisiensi, hingga berbagai inovasi layanan. Namun, pada saat yang sama, kebutuhan investasi infrastruktur digital terus meningkat dan sebagian besar masih ditanggung oleh industri telekomunikasi," ujar Sarwoto dalam Digital Transformation Indonesia Conference & Expo (DTI-CX) 2026, pada 5 Agustus 2026.
Sarwoto menjelaskan bahwa ekosistem digital tidak bisa dibangun hanya oleh satu sektor saja. Semua pelaku dalam rantai ekonomi digital, termasuk platform digital global yang memanfaatkan jaringan telekomunikasi Indonesia, harus berkontribusi dalam menjaga keberlanjutan pembangunan infrastruktur digital.
Lebih lanjut, kolaborasi yang seimbang dianggap sebagai fondasi penting agar kapasitas jaringan telekomunikasi dapat mengikuti peningkatan kebutuhan konektivitas masyarakat dan dunia usaha.
Ia juga mengapresiasi gagasan Menteri Komunikasi dan Digital tentang penerapan skema fair share, yang mendorong kontribusi lebih adil antara platform digital global dan penyedia infrastruktur digital dalam negeri. Gagasan ini disampaikan pada ajang DEAL 2026 pada 23 Juni 2026.
"Konsep fair share merupakan langkah strategis agar pertumbuhan ekonomi digital tidak hanya dinikmati oleh platform digital global, tetapi juga memperkuat kapasitas infrastruktur digital nasional," kata Sarwoto.
Sarwoto menambahkan bahwa dukungan terhadap penyempurnaan tata kelola platform digital global semakin kuat, baik dari pemerintah maupun DPR RI. Beberapa kementerian dan lembaga seperti Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Keuangan, Bappenas, serta Komisi I, VI, dan XI DPR RI memiliki pandangan yang sama mengenai pentingnya kebijakan ini.
Ia menilai momentum saat ini tepat bagi Kementerian Komunikasi dan Digital untuk segera merumuskan kebijakan yang mendorong kontribusi platform digital global melalui kolaborasi adil dengan industri telekomunikasi nasional.
"Dengan begitu, pembangunan infrastruktur digital nasional dapat berlangsung berkelanjutan dan memberikan manfaat lebih besar bagi Indonesia," pungkas Sarwoto.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow