Masa Berkabung dan Bantuan Internasional Pasca Gempa Kolombia

Smallest Font
Largest Font

Pemerintah Kolombia menetapkan tiga hari masa berkabung nasional menyusul bencana gempa bumi bermagnitudo 7,4 yang mengguncang wilayah barat negara tersebut pada Senin lalu. Hingga Rabu (12/8/2026), Presiden Kolombia Abelardo de la Espriella mengonfirmasi jumlah korban tewas telah mencapai 265 orang.

Selain menelan ratusan korban jiwa, bencana tersebut mengakibatkan 3.494 orang luka-luka dan 496 lainnya masih dinyatakan hilang. Bendera dikibarkan setengah tiang di gedung pemerintahan serta kantor kedutaan besar sebagai bentuk penghormatan bagi para korban.

Operasi pencarian dan penyelamatan terus digenjot di kawasan terdampak parah seperti Pereira dan Cali. Tim penyelamat mengoperasikan alat berat, derek, serta anjing pelacak, sementara warga membentuk rantai manusia untuk menyingkirkan puing bangunan secara manual.

Dampak gempa juga melumpuhkan fasilitas medis setempat. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan sebanyak 24 fasilitas kesehatan mengalami kerusakan atau kehancuran total. Kerusakan pada sistem pasokan air bersih turut mengganggu operasional rumah sakit yang beroperasi.

Guna menanggulangi krisis kemanusiaan ini, bantuan internasional mulai mengalir ke Kolombia. Pemerintah Swiss mengalokasikan dana bantuan kemanusiaan senilai 1 juta franc Swiss atau sekitar Rp20 miliar.

"Swiss mengalokasikan 1 juta CHF untuk mendukung tanggap kemanusiaan. Setengah juta franc akan disalurkan melalui WFP [Program Pangan Dunia PBB] dan LSM lokal untuk bantuan darurat," tulis Kementerian Luar Negeri Swiss melalui akun resmi X pada Rabu.

Kementerian Luar Negeri Swiss menambahkan bahwa sisa dana bantuan tersebut akan dialokasikan untuk memulihkan infrastruktur di wilayah-wilayah yang terdampak parah.

Selain dukungan dari Swiss, Amerika Serikat turut mengumumkan bantuan darurat sebesar 5,5 juta dolar AS atau sekitar Rp97,9 miliar. Pemerintah Kolombia sendiri telah menetapkan status darurat dan menjanjikan subsidi sewa bagi keluarga yang kehilangan tempat tinggal.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed