Marc Marquez Fokus Pulihkan Fisik Jelang Balapan MotoGP Inggris 2026
Pebalap Ducati Marc Marquez memanfaatkan jeda musim panas MotoGP 2026 untuk menggembleng fisik dan memulihkan kekuatan lengan kanannya menjelang balapan di Sirkuit Silverstone pada 7-9 Agustus 2026.
Dilansir dari Detik Sport, Marquez berhasil memangkas jarak poin dari pimpinan klasemen Jorge Martin dari 102 poin menjadi tersisa 18 poin berkat kemenangan ganda di GP Jerman dan hasil konsisten pada paruh pertama musim.
Meski menunjukkan performa impresif di lintasan, Marquez mengakui kondisi kebugarannya masih menjadi evaluasi utama yang harus dibenahi sebelum paruh kedua kompetisi bergulir.
"Motor bekerja dengan baik, begitu juga tim dan mental saya. Saya hanya perlu meningkatkan kondisi fisik agar bisa melangkah lebih jauh musim panas ini. Liburan saya akan lebih singkat," kata Marquez.
Latihan intensif difokuskan pada pemulihan penuh area lengan kanan untuk memaksimalkan daya saingnya di sisa seri balapan.
"Lengan kanan. Itu satu-satunya bagian yang masih perlu saya tingkatkan. Saya akan bekerja keras untuk membangunkan kembali otot-otot yang selama ini seperti 'tertidur'. Kalau itu berhasil, kami bisa benar-benar bersaing memperebutkan gelar juara pada paruh kedua musim," ujar Marquez.
Meningkatnya detak jantung saat membalap menjadi indikator bahwa tubuh Marquez harus bekerja lebih keras untuk mengompensasi kekurangan tenaga pada bagian bahu dan lengan kanan.
Marquez telah menjalani tindakan medis pada saraf radial yang menghapus rasa nyeri, tetapi massa serta kekuatan ototnya belum pulih sepenuhnya.
"Untungnya sekarang saya sudah tidak mengalami mati rasa lagi (setelah operasi saraf radial), juga tidak merasakan sakit. Masalahnya hanya tenaga yang berkurang dan massa otot yang belum kembali," tutur Marquez.
Akibatnya, kelelahan fisik tersebar ke seluruh bagian tubuh karena harus menopang beban kerja lengan kanan yang belum optimal.
"Saya harus mengompensasinya dengan bagian tubuh yang lain, sehingga kelelahan yang saya rasakan terjadi di seluruh tubuh," jelas Marquez.
Perbedaan beban kerja fisik tersebut terlihat jelas dari lonjakan detak jantung yang dicatat Marquez selama berada di atas motor balap.
"Memang benar, detak jantung saya saat balapan musim ini menjadi yang paling tinggi sepanjang karier saya sejak kembali dari cedera. Tetapi saat di rumah justru menjadi yang paling rendah. Itu berarti ketika mengendarai motor, saya harus mengompensasi kekurangan di lengan kanan dengan bagian tubuh yang lain," kata Marquez.
Seri balapan di Sirkuit Silverstone diperkirakan menjadi tolak ukur keberhasilan program latihan fisik Marquez dalam menurunkan beban fisik serta detak jantungnya saat membalap.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow