Manchester City Hadapi K-League All Stars di Korea Selatan

Smallest Font
Largest Font

Manchester City bersiap menantang K-League All Stars dalam laga ujicoba pramusim di Seoul World Cup Stadium, Korea Selatan, pada Rabu, 5 Agustus 2026 pukul 20.00 waktu setempat atau 18.00 WIB. Pertandingan ini menjadi laga kedua Tur Asia 2026 bagi skuad asuhan Enzo Maresca setelah sebelumnya bermain imbang 1-1 dan kalah adu penalti dari Inter Milan di Hong Kong.

Persiapan skuad Manchester City di Seoul diwarnai tantangan cuaca ekstrem setelah pemerintah setempat mengeluarkan peringatan darurat gelombang panas dengan suhu melebihi 35 derajat Celsius. Di sisi lain, pelatih Enzo Maresca mengonfirmasi bahwa pemain muda Ryan McAidoo harus absen dalam laga ini akibat cedera bahu ringan yang dialaminya.

Meski tanpa McAidoo, City mendapatkan amunisi tambahan dengan bergabungnya Ruben Dias, Matheus Nunes, dan Omar Marmoush yang telah menyelesaikan liburan pasca-Piala Dunia. Maresca menurunkan susunan pemain utama yang kuat dengan dua perubahan dari laga sebelumnya, memasukkan Ruben Dias dan Rayan Ait-Nouri sejak menit awal.

Maresca menegaskan bahwa pihak klub terus berdiskusi mengenai aktivitas di bursa transfer, meski dirinya merasa tidak perlu melakukan perombakan besar pada kedalaman skuadnya saat ini.

"Sweltering heat is expected tonight. Please take care of your health by maintaining a cool indoor temperature, staying well-hydrated before bed, and checking on the well-being of your neighbours and family," tulis pesan peringatan darurat dari pemerintah Seoul seperti dilansir Manchester Evening News.

Terkait kondisi tim dan pergerakan di bursa transfer, Maresca memberikan penjelasan mengenai kesiapan anak asuhnya.

"Kami memiliki banyak pemain muda, dan pada laga terakhir melawan Inter beberapa dari mereka bermain beberapa menit. Ryan McAidoo tampil bagus, begitu pula yang lainnya. Sayangnya, McAidoo harus absen besok karena mengalami masalah kecil pada bahunya - tidak ada yang serius," kata Maresca.

Ia juga menambahkan pandangannya mengenai kebutuhan amunisi baru sebelum mengarungi musim kompetisi mendatang.

"Untungnya ini adalah skuad yang tidak perlu melakukan banyak hal. Pada saat yang sama, kita sudah tahu skuad ini kehilangan beberapa pemain penting berpengalaman seperti Bernardo, John, Nathan... pemain-pemain yang berbeda. Tentu saja, ada hal-hal yang perlu kami lakukan," ujar Maresca.

Di sisi lain, gelandang senior Phil Foden menyatakan kesiapannya untuk mengambil peran kepemimpinan di dalam tim seiring hengkangnya sejumlah pemain senior seperti Bernardo Silva dan John Stones.

"Saya harus melakukannya. Saya telah berada di klub ini begitu lama, saya salah satu yang tertua di sini jadi musim ini saya harus menjadi salah satu pemimpin, salah satu kapten. Saya menantikan tanggung jawab baru itu dan mencoba mengambil kepemimpinan," kata Foden.

Foden juga menyambut hangat kedatangan rekrutan baru klub, Elliot Anderson, yang diboyong dari Nottingham Forest.

"Sangat senang memiliki dia di klub. Ketika saya melihatnya sebelumnya atau bermain melawannya, dia suka menemukan pemain nomor 10 dan mengoper bola menembus garis pertahanan, jadi itu sangat cocok untuk saya. Saya sangat senang bermain dengannya dan tidak sabar menunggu," tutur Foden.

Sementara itu dari kubu lawan, penyerang Incheon United Stefan Mugoza yang terpilih masuk ke dalam skuad K-League All Stars menyatakan rasa bangganya bisa bertanding melawan klub raksasa Inggris tersebut.

"Merupakan kehormatan besar memiliki kesempatan untuk bermain sebagai perwakilan Team K League. Terima kasih telah memilih saya," kata Mugoza.

Striker asal Montenegro yang telah lama merumput di Korea Selatan tersebut menegaskan komitmennya untuk memberikan penampilan terbaik di lapangan.

"Saya bangga terpilih masuk Team K League untuk pertama kalinya. Korea adalah rumah kedua saya, dan saya setengah orang Korea dan warga Incheon. Dengan pemikiran itu, saya akan bermain dengan rasa tanggung jawab mewakili Incheon, para penggemarnya, K League, dan keluarga saya," ujar Mugoza.

Ia juga membagikan antusiasmenya untuk bertukar kaus dan berhadapan langsung dengan gelandang City asal Kroasia.

"Manchester City memiliki banyak pemain luar biasa. Saya berharap dapat menghadapi Mateo Kovacic, pemain Kroasia yang pernah dua kali saya lawan saat membela Montenegro," kata Mugoza.

Sebagai penutup, Mugoza mengungkapkan harapannya sebagai penyerang dalam laga besar ini.

"Sebagai seorang striker, saya membutuhkan banyak umpan yang ditempatkan dengan baik. Saya menantikan hal itu dalam pertandingan hari ini," tutur Mugoza.

Tim K-League All Stars sendiri didampingi oleh duet pelatih Chung Jung-yong dari Jeonbuk Hyundai Motors dan Chung Kyung-ho dari Gangwon FC. Setelah pertandingan ini, Manchester City dijadwalkan melakoni sesi latihan terbuka pada Sabtu sebelum menghadapi Atletico Madrid pada Minggu mendatang.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed