Leif Davis Patok Standar Ipswich Town Jelang Liga Inggris

Smallest Font
Largest Font

Bek Ipswich Town Leif Davis menegaskan pentingnya menetapkan standar permainan tinggi saat bertandang ke markas Union Berlin di Stadion An der Alten Forsterei. Laga ini menjadi panggung uji coba publik terakhir sebelum kompetisi resmi dimulai.

Pertandingan di ibu kota Jerman tersebut berlangsung seminggu sebelum Ipswich menjalani laga pembuka Liga Premier Inggris melawan Sunderland di Portman Road. Tim asuhan Gary O'Neil tiba di Berlin bermodalkan kemenangan kandang atas Le Havre dan Rayo Vallecano.

"Bahkan dalam laga persahabatan, Anda ingin tetap kompetitif. Ini seminggu sebelum musim dimulai, di sinilah standar harus ditetapkan sekarang," kata Leif Davis, pemain Ipswich Town.

Rombongan tim melakoni laga uji coba tandang tunggal ini setelah menjalani pemusatan latihan singkat di Jerman. Pemain Ipswich Town sempat memanfaatkan waktu bersama untuk membangun kebersamaan tim di luar lapangan.

"Kami jelas ingin meraih kemenangan, menutup pramusim dengan baik, dan mendapatkan sensasi memenangkan pertandingan. Jika kami menang di kandang lawan besok dan menampilkan performa bagus, itu akan memberikan dorongan positif saat bermain di tandang menghadapi pendukung lawan," kata Leif Davis, pemain Ipswich Town.

Para pemain menggunakan perjalanan udara dan aktivitas bersama seperti mengisi teka-teki kata untuk mempererat komunikasi internal tim. Suasana harmonis ini dinilai krusial dalam menyambut persaingan ketat di kompetisi kasta tertinggi Inggris.

"Kita harus menciptakan atmosfer sendiri di lapangan. Mungkin besok atmosfernya akan bagus, tetapi kita harus menciptakan atmosfer sendiri di lapangan seperti yang selalu kita usahakan di setiap laga tandang dan merebut atmosfer itu dari mereka," kata Leif Davis, pemain Ipswich Town.

Pertemuan melawan klub Jerman bukan hal baru bagi skuad The Blues. Dalam tiga tahun terakhir, mereka sudah pernah menjajal kekuatan Fortuna Dusseldorf, Hoffenheim, RB Leipzig, dan Werder Bremen.

"Kami baru berada di sini selama dua hari. Kami datang pada Rabu malam, makan malam bersama seluruh pemain dan itu sangat menyenangkan. Kami berlatih kemarin, sesi yang bagus untuk melemaskan kaki kembali," kata Leif Davis, pemain Ipswich Town.

Davis juga menyinggung reputasi Bundesliga yang dipenuhi banyak pemain ternama dunia. Pengalaman berhadapan dengan klub kasta teratas Jerman diyakini bakal menguji kesiapan taktik dan fisik tim.

"Cuacanya agak hangat seperti di rumah, tetapi bagus untuk mendapat satu pertandingan lagi pada hari Sabtu, mendapatkan menit bermain di kaki, dan mencoba bersiap untuk akhir pekan depan serta pertandingan pertama musim ini," kata Leif Davis, pemain Ipswich Town.

Proses adaptasi deretan pilar baru seperti Saša Lukić, Florentino Luís, Emersonn, hingga Abdul Fatawu juga berjalan lancar. Kehadiran amunisi anyar memperdalam kedalaman skuad untuk mengarungi musim mendatang.

"Bundesliga juga liga yang bagus, liga yang tangguh dengan tim-tim berkualitas di dalamnya. Itulah mengapa banyak pemain hebat lahir di sana," kata Leif Davis, pemain Ipswich Town.

Integrasi pemain lama dan baru menjadi fokus utama staf kepelatihan dalam membangun koneksi antarpemain sebelum laga resmi dimulai.

"Anda mendapati Harry Kane bermain di Jerman, dulu ada Haaland dan Jude Bellingham yang bermain di sana. Ini adalah liga besar dengan beberapa nama besar di dalamnya," kata Leif Davis, pemain Ipswich Town.

Keberhasilan menundukkan lawan-lawan tangguh di laga uji coba terdahulu memberikan keyakinan tinggi bagi jajaran pemain.

"Ini akan menjadi tantangan berat dan pertandingan yang sulit. Kami bermain melawan tim Bundesliga di Austria sebelumnya, dan mereka adalah lawan yang bagus serta tim yang kuat. Kami akan berlatih hari ini dan bersiap untuk pertandingan itu serta mempersiapkan diri dengan baik," kata Leif Davis, pemain Ipswich Town.

Evaluasi menyeluruh terus dilakukan pelatih Gary O'Neil guna memastikan efektivitas formasi sebelum bertarung di Liga Premier.

"Kami memainkan Leipzig di Innsbruck Cup dan Werder Bremen juga. Menyenangkan bisa memenangkannya, tetapi keduanya adalah tim bagus dengan Leipzig yang bermain di Liga Champions. Menguji diri Anda melawan tim-tim seperti itu selalu menjadi tantangan yang bagus," kata Leif Davis, pemain Ipswich Town.

Persaingan internal tim tetap berlangsung sehat di tengah jadwal latihan intensif yang diterapkan oleh tim pelatih.

"Tidak untuk kali ini. Perjalanan kali ini lebih santai. Saya dan Dara O'Shea mengisi teka-teki kata di pesawat, dia membuat kami melakukan teka-teki kata sekarang," kata Leif Davis, pemain Ipswich Town.

Aktivitas ringan di luar lapangan dimanfaatkan para pemain untuk melepas penat dari padatnya jadwal pramusim.

"Kami memiliki buku teka-teki koran ini, dan kami duduk di sana dalam waktu lama menyelesaikan teka-teki demi teka-teki. Kami membeli banyak dan bisa memainkannya saat perjalanan tandang, jadi kami hanya duduk memainkannya sepanjang penerbangan. Ini lebih baik daripada terus duduk melihat ponsel sepanjang waktu," kata Leif Davis, pemain Ipswich Town.

Kebersamaan para penggawa Ipswich Town diharapkan mampu ditransformasikan menjadi performa solid di atas lapangan.

"Saya berharap selanjutnya bukan main kartu, konsentrasi saya sangat mudah hilang kalau bermain kartu. Ada kelompok bagus yang bermain Uno juga, Chuba Akpom memainkannya di malam hari dan menjadi sangat kompetitif. Saya duduk di bawah kemarin malam dan Anda bisa mendengar mereka berteriak sepanjang malam," kata Leif Davis, pemain Ipswich Town.

Faktor kekompakan tim menjadi modal penting bagi Ipswich Town dalam menghadapi ketatnya persaingan musim 2026.

"Sangat bagus memiliki moral skuad seperti itu dan para pemain menikmati diri mereka sendiri. Itulah hal utama bagi saya, selama mereka akrab di luar lapangan, saat itulah hubungan itu muncul di lapangan. Menjadi dekat di luar lapangan adalah bagian yang sangat penting," kata Leif Davis, pemain Ipswich Town.

Pemain anyar yang baru bergabung juga disambut hangat oleh para pilar senior untuk mempercepat proses aklimatisasi.

"Kemarin hari ulang tahun Saša. Dia pria yang hebat dan saya sempat berbincang sedikit dengannya tentang bagaimana kesannya di Fulham dan bagaimana proses adaptasinya," kata Leif Davis, pemain Ipswich Town.

Suasana ruang ganti yang kondusif diakui membantu para pilar anyar untuk segera menyatu dengan gaya permainan tim.

"Selalu menyenangkan untuk membuat orang merasa disambut. Saya ingat ketika pertama kali datang ke sini dan merasa sedikit gugup, tetapi Anda bisa melihat bahwa para pemain telah beradaptasi dengan sangat cepat," kata Leif Davis, pemain Ipswich Town.

Uji coba melawan Union Berlin menjadi tolok ukur akhir kesiapan Ipswich Town sebelum menjamu Sunderland pada pekan perdana.

"Tino juga beradaptasi dengan sangat cepat. Dia menjalani pertandingan pertamanya kemarin, memberikan assist, dan Anda bisa melihat kualitasnya. Emersonn, Anda bisa melihat kekuatannya, Abdul, Anda bisa melihat betapa bagusnya dia dalam menguasai bola," kata Leif Davis, pemain Ipswich Town.

Klub optimistis komposisi pemain yang ada saat ini cukup mumpuni untuk bersaing di level tertinggi sepak bola Inggris.

"Ini tentang seberapa cepat mereka beradaptasi, itulah hal utamanya. Kami ingin membuat mereka merasa disambut dan merasa seperti di rumah serta menjadi bagian dari klub luar biasa ini, dan mereka telah merasakannya sejauh ini," kata Leif Davis, pemain Ipswich Town.

Persiapan akhir terus dimaksimalkan jajaran pelatih sebelum rombongan terbang kembali ke Inggris.

"Jika ada lebih banyak orang yang masuk, atau jika tidak ada, kami memiliki skuad yang cukup kuat untuk tampil di level tertinggi musim ini," kata Leif Davis, pemain Ipswich Town.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed