Kapal Tanker Pertamina Pride Berhasil Lintasi Selat Hormuz

Smallest Font
Largest Font

Kapal tanker Very Large Crude Carrier (VLCC) Pertamina Pride berhasil melintasi wilayah kritis Selat Hormuz dengan aman pada Rabu (8/7) dini hari pukul 00.15 WIB. Langkah strategis ini menjadi bagian nyata dari komitmen PT Pertamina (Persero) dalam menjaga keberlangsungan pasokan minyak mentah nasional di tengah ketidakpastian situasi geopolitik global, seperti dilansir dari Detik Finance.

Pengamanan pelayaran kapal raksasa ini dilakukan setelah sebelumnya Kapal Gamsunoro juga menuntaskan rute serupa dari Teluk Arab sejak 24 Juni lalu. Manajemen risiko yang ketat diterapkan guna menjamin muatan berharga tersebut sampai di tujuan tanpa hambatan.

Pihak manajemen menjelaskan bahwa kesuksesan operasional ini tidak lepas dari dukungan penuh kementerian terkait serta perwakilan diplomatik Indonesia di wilayah tersebut. Komunikasi yang intens terus dibangun demi memitigasi segala risiko di jalur pelayaran internasional.

"Pertamina berterima kasih atas dukungan penuh Kemenlu dan KBRI Teheran. Berkat kerjasama tersebut, Kapal Gamsunoro dan Pertamina Pride bisa keluar dari kawasan Teluk Arab. Keberhasilan ini menunjukkan koordinasi dan kerja sama yang baik seluruh pemangku kepentingan serta kemampuan dalam mengelola risiko, sehingga pasokan minyak mentah untuk kebutuhan kilang nasional tetap terjaga," ujar Muhammad Baron, Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero).

Selama operasi pelayaran berlangsung, kapal terus dipantau secara real-time melalui crisis center PT Pertamina International Shipping di darat. Seluruh kru dipastikan mengikuti standar pengamanan tertinggi guna menghindari potensi bahaya.

"Keselamatan awak kapal menjadi prioritas utama. Alhamdulillah seluruh kru Pertamina Pride berada dalam kondisi aman dan kapal dapat melanjutkan pelayaran sesuai rencana menuju Indonesia," tambah Muhammad Baron, Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero).

Saat ini, kapal tanker yang membawa muatan sekitar 2 juta barel minyak mentah tersebut sedang berlayar menuju Kilang Cilacap. Pengiriman ini diproyeksikan akan tiba di pelabuhan Indonesia pada 23 Juli 2026.

"Pasokan minyak mentah yang diangkut oleh Pertamina Pride sangat berarti bagi ketahanan energi nasional. Dengan dukungan armada dan sistem pemantauan yang terintegrasi, Pertamina berkomitmen memastikan pasokan energi bagi masyarakat tetap aman, andal, dan berkelanjutan," pungkas Muhammad Baron, Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero).

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed