Kadin Proyeksi Ekspor Nikel Indonesia Berkurang Jutaan Ton

Smallest Font
Largest Font

Pemangkasan kuota produksi nikel oleh pemerintah menjadi 260 juta hingga 270 juta ton dalam Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) 2026 berpotensi mengurangi volume ekspor Indonesia hingga jutaan ton, sebagaimana dilansir dari Detik Finance pada Kamis (6/8/2026).

Pengurangan kuota produksi mineral tersebut diperkirakan menekan penurunan volume pengiriman ekspor nikel ke luar negeri antara 3,5 juta hingga 5 juta ton, atau setara dengan 0,3 persen sampai 0,5 persen.

Proyeksi penurunan angka ekspor tersebut sebelumnya telah dibahas dan dihitung oleh para pelaku usaha nasional dalam forum Strategic Response Meeting (SRM) Kadin.

"Di SRM Kadin dunia usaha sudah mengingatkan bahwa kepastian RKAB sebagai prioritas dari SRM kita itu sudah memproyeksikan loss-nya itu 3,5 sampai dengan 5 juta ton ekspor nikel yang akan hilang. Dari 0,3 sampai 0,5%, teman-teman. Nah, ini ternyata terjadi," ujar Wakil Ketua Umum Bidang Keanggotaan Kadin Indonesia Widiyanto Saputro.

Kadin mengharapkan pemerintah memberikan langkah nyata serta kepastian tata kelola RKAB demi menjamin keberlanjutan investasi dan operasional sektor pertambangan.

"Jadi berangkat dari situ, Kadin meyakini bahwa diskusi berkelanjutan, pertemuan berkelanjutan, dan konsolidasi yang terarah, terstruktur, itu memang bisa berdampak signifikan kepada kepentingan dunia usaha terkait kebijakan pemerintah," kata Widiyanto Saputro.

Sebelumnya, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah mengonfirmasi kebijakan penyesuaian dan penurunan target produksi untuk komoditas batu bara serta nikel pada RKAB 2026.

Penyesuaian target produksi nikel nasional dipatok untuk menyesuaikan total kapasitas serap produksi smelter di dalam negeri.

"Kan Pak Menteri sudah sampaikan, kurang lebih 600 juta ton itu batu bara. Nikel kita sesuaikan dengan kapasitas produksi dari smelter. Kemungkinan sekitar 250-260 (juta ton)," ujar Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara Kementerian ESDM Tri Winarno pada Rabu (14/1/2026).

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed