Jose Mourinho Disarankan Geser Trent Alexander-Arnold Jadi Gelandang
Jurnalis Inggris Andy Brassell menyarankan pelatih Real Madrid Jose Mourinho untuk menggeser posisi Trent Alexander-Arnold menjadi gelandang bertahan setelah sang pemain hanya menjadi pelapis Denzel Dumfries pada laga pembuka LaLiga melawan Espanyol, Sabtu (22/8/2026).
Kemenangan 2-1 Los Blancos atas Espanyol di Stadion RCDE diwarnai oleh keputusan Mourinho menempatkan Dumfries sebagai starter di posisi bek kanan. Alexander-Arnold baru masuk menggantikan rekrutan baru asal Inter Milan tersebut pada 10 menit terakhir pertandingan.
Performa Alexander-Arnold yang mengemas tujuh assist dalam 35 pertandingan musim lalu belum cukup meyakinkan Mourinho untuk menampilkannya sejak menit awal. Dalam laga tersebut, Alexander-Arnold sempat melakukan kesalahan umpan saat berniat mengarahkan bola ke Vinicius Junior lima menit setelah memasuki lapangan.
Kondisi ini mendorong Brassell menilai potensi pemain berusia 27 tahun tersebut bakal terbuang jika terus duduk di bangku cadangan. Ia memproyeksikan mantan pemain Liverpool itu mengisi peran gelandang bertahan yang saat ini sangat dibutuhkan skuad Madrid.
"Trent Alexander-Arnold tidak tampil sebagai starter [saat melawan Espanyol]. Kini, tentu saja, muncul spekulasi bahwa ia mungkin akan dipasang sebagai gelandang bertahan-peran yang gagal mereka dapatkan lewat sosok Rodri," ujar Andy Brassell, Jurnalis Inggris dilansir dari TalkSport.
Sektor gelandang bertahan Real Madrid saat ini tergolong minim pilihan karena Aurelien Tchouameni sedang mengalami cedera. Saat menghadapi Espanyol, Mourinho harus menurunkan Federico Valverde dan Bernardo Silva sebagai jangkar, padahal keduanya bukan berposisi alami di area tersebut.
"Ia tidak akan sama persis dengan Rodri jika bermain di lini tengah, namun jelas bahwa mereka membutuhkan sosok pengatur permainan di area dalam lini tengah untuk ke depannya," jelas Andy Brassell, Jurnalis Inggris dilansir dari TalkSport.
Saran tersebut sejalan dengan rekam jejak Alexander-Arnold yang sebelumnya pernah dimainkan sebagai gelandang bertahan di Liverpool dan Timnas Inggris. Kemampuan mengoper jarak jauh yang akurat menjadi modal utama baginya untuk menjalankan peran pengatur serangan dari area dalam.
Di sisi lain, laporan Mario Cortegana dari The Athletic menyebutkan bahwa Mourinho memang telah menyiapkan rencana fleksibel bagi Alexander-Arnold tanpa mengubah status utamanya sebagai bek kanan. Mourinho berniat memanfaatkan visi bermain sang bek untuk bergerak ke lini tengah pada fase tertentu pertandingan guna menghubungkan bola ke lini depan.
Langkah eksperimen taktis tersebut diharapkan dapat menambah variasi serangan Real Madrid sekaligus mengatasi krisis lini tengah tanpa perlu mengubah posisi permanen Alexander-Arnold di sektor pertahanan kanan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow