Intelijen Korsel Sebut Kim Ju-ae Calon Penerus Kepemimpinan Korut
Badang Intelijen Nasional Korea Selatan menilai Kim Ju-ae, putri Kim Jong-un, telah ditetapkan sebagai calon penerus kepemimpinan Korea Utara, berdasarkan pengarahan tertutup kepada komite intelijen Majelis Nasional di Seoul. Kim Ju-ae, diperkirakan berusia 13 tahun, mulai muncul di publik sejak November 2022 saat mendampingi ayahnya dalam uji coba rudal balistik antarbenua Hwasong-17, menurut laporan SCMP yang dikutip dari Investor Daily. Frekuensi kehadirannya di media pemerintah meningkat, terlihat dalam kegiatan inspeksi militer, latihan penembakan senapan perunduk, hingga menghadiri perayaan penting di Pyongyang dan kunjungan resmi ke Beijing.
Meskipun belum ada pengumuman resmi dari otoritas Korea Utara terkait nama maupun usia Ju-ae, media negara menggunakan istilah seperti "Bintang Baru Joseon" dan "Pemberi Petunjuk Agung" untuk menunjukkan penguatan posisinya.
Pengamat menilai tantangan masih ada karena budaya patriarki kuat dan usianya yang masih muda. Kepastian posisi resmi kemungkinan baru terlihat pada Kongres Partai Pekerja ke-10 pada 2031 saat Ju-ae berumur 18 tahun. Selain isu suksesi, pengarahan Intelijen Korsel juga membahas cetak biru rudal Korea Utara dan kemungkinan pembukaan kembali KTT antara Kim Jong-un dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
Suksesi di Korea Utara berlandaskan garis keturunan Paektu untuk menjaga legitimasi dinasti Kim sejak 1948, dengan proses pengenalan penerus secara bertahap melalui pembentukan citra publik dan penempatan jabatan strategis militer dan politik. Munculnya Kim Ju-ae di panggung diplomasi dan militer menandai persiapan suksesi generasi keempat yang juga menjadi fenomena baru karena Korea Utara belum pernah dipimpin oleh perempuan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow