Indonesia Terjunkan 233 Atlet di Asian Taekwondo Indonesia Open 2026
Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PB TI) menurunkan sebanyak 233 atlet untuk berlaga dalam ajang Asian Taekwondo Indonesia Open Championships 2026 di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, pada 1-5 Agustus 2026. Kompetisi ini difokuskan untuk meraih medali emas serta mendongkrak peringkat dunia para atlet.
Berdasarkan data yang dilansir dari Detik Sport, sebanyak 31 dari total atlet tuan rumah berasal dari Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas), sementara sisanya merupakan perwakilan daerah. Turnamen tingkat Asia ini diikuti oleh 478 atlet dari 36 negara.
Perolehan poin dari kejuaraan berlevel G2 ini ditargetkan untuk mengamankan posisi unggulan atlet Pelatnas menjelang Asian Games Aichi-Nagoya mendatang. Sektor poomsae menjadi salah satu nomor yang diproyeksikan memiliki peluang terbesar dalam menyumbang medali.
Sekretaris Jenderal PB TI Rafael Hotasi Siagian menjelaskan komitmen federasi dalam mengamankan hasil terbaik pada kejuaraan berskala internasional tersebut.
"Kami memiliki target untuk G2 (level Indonesia Open ini) yaitu memenangkan medali emas agar Indonesia dapat meningkatkan prestasinya di dunia Taekwondo," ujar Rafael Hotasi Siagian, Sekretaris Jenderal PB TI.
Peningkatan peringkat dunia dinilai sangat krusial agar para atlet tidak langsung berhadapan dengan lawan-lawan berat pada fase awal Asian Games maupun kualifikasi Olimpiade.
"G2 (level Indonesia Open) adalah pengumpulan poin Asian Games dan Olimpiade. Kami berharap dengan mendapat ranking poin yang baik, maka pada saat Asian Games berlangsung mendapatkan seeded yang bagus dan tidak langsung bertemu juara-juara sebelumnya," ujar Rafael Hotasi Siagian, Sekretaris Jenderal PB TI.
Federasi di bawah kepemimpinan Letjen TNI Richard Tampubolon tersebut optimistis terhadap kedalaman skuad Merah Putih dalam menghadapi persaingan ketat dari peserta luar negeri.
"Target untuk ajang ini adalah memenangkan medali. Kalau bisa medali emas," ujar Rafael Hotasi Siagian, Sekretaris Jenderal PB TI.
Pengurus federasi menekankan pentingnya persiapan fisik dan mental guna menghadapi jajaran petarung internasional yang akan hadir di Jakarta.
"Tapi akan ada beberapa atlet Olimpiade, petarung dari negara lain akan datang ke sini. Tidak hanya dari Asia. Tapi kita harus siap dengan latihan keras dengan persiapan matang," ujar Rafael Hotasi Siagian, Sekretaris Jenderal PB TI.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow