Indonesia Selenggarakan Asian Taekwondo Indonesia Open di Senayan

Smallest Font
Largest Font

Indonesia menjadi tuan rumah Asian Taekwondo Indonesia Open Championships yang digelar di Tennis Indoor Senayan pada 1-5 Agustus, sebagai bagian dari turnamen level G2 World Taekwondo (WT) sekaligus ajang perburuan poin menuju Olimpiade Los Angeles 2028 dan Kejuaraan Dunia, dilansir dari Detik Sport.

Turnamen menghadirkan 478 taekwondoin dari 36 negara, termasuk 233 atlet Indonesia dengan 31 di antaranya dipersiapkan oleh Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) berdasarkan hasil Kejuaraan Ksatria Nusantara Series di beberapa kota.

Tiga atlet Indonesia yang juga akan berlaga di Asian Games Aichi Nagoya 2026, yaitu Muhammad Bassam Raihan (U68kg), Arya Danu (U80kg), dan Andi Sultan di poomsae, turut ambil bagian dalam kejuaraan ini.

Peserta asing terbanyak berasal dari India dengan 61 atlet, diikuti Hong Kong 34 atlet, dan Filipina 33 atlet.

Sekretaris Jenderal PBTI, Rafael Hotasi Siagian, mengatakan tingginya antusiasme peserta membuat panitia harus membatasi jumlah atlet agar durasi pertandingan tidak melebihi aturan World Taekwondo yang melarang turnamen berlangsung hingga malam hari.

"478 atlet dari 36 negara merupakan angka final. Kami harus membatasi karena ada aturan dari World Taekwondo, turnamen tidak bisa diselenggarakan hingga malam hari. Kami harus mengikuti itu," ujar Rafael.

Ketua Umum PBTI, Richard Tampubolon, menyatakan penyelenggaraan turnamen ini menjadi kesempatan memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi kompetisi olahraga internasional dan memberikan dampak positif bagi perekonomian DKI Jakarta dan Indonesia secara umum.

"Kejuaraan ini bukan hanya tentang pertandingan dan menjadi tempat bagi atlet-atlet kita untuk mengasah kemampuan terbaik mereka, tetapi juga dapat memberikan dampak positif bagi Indonesia. Kehadiran atlet dan ofisial dari berbagai negara dapat memberikan manfaat yang lebih luas, khususnya bagi DKI Jakarta, melalui sektor perhotelan, transportasi, kuliner, usaha mikro, dan pariwisata yang diharapkan dapat menggerakkan roda perekonomian," ujar Richard.

Richard menambahkan, "Sport tourism merupakan salah satu cara untuk memperkenalkan Indonesia kepada masyarakat internasional. Semakin banyak event berkualitas yang digelar, semakin besar pula peluang untuk meningkatkan kunjungan sekaligus membangun citra Jakarta sebagai kota olahraga dan destinasi internasional."

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed