— Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi menguji level 5.900–6.000 pada pembukaan pekan depan, Senin (6/7/2026). Penutupan akhir pekan memberi sinyal penguatan setelah IHSG ditutup di 5.875,7, naik 2,28% pada Jumat (3/7/2026).

Pergerakan positif ini disinyalir mengikuti reli mayoritas indeks di bursa Asia yang menguat, dipicu harapan bahwa Federal Reserve kemungkinan menunda kenaikan suku bunga setelah data nonfarm payrolls keluar lebih rendah dari estimasi. Faktor teknikal seperti koreksi harga minyak mentah dan rebound harga emas turut disebut sebagai penopang sentimen.

Analisis Teknikal

Phintraco Sekuritas menilai secara teknikal IHSG menutup perdagangan di atas rata-rata pergerakan 5 hari (MA5) dan 10 hari (MA10). Indikator MACD dan Stochastic RSI tercatat membentuk golden cross, sehingga broker tersebut memperkirakan indeks berpeluang menguji kisaran 5.900–6.000 pada pekan depan.

Sinyal Koreksi dari Pesaing

Di lain pihak, MNC Sekuritas memperingatkan risiko koreksi yang masih melekat. Rumah analis tersebut memproyeksikan potensi penurunan dengan area uji di 5.472–5.540 pada perdagangan pekan depan.

Rekomendasi Saham

MNC Sekuritas mengeluarkan daftar saham rekomendasi untuk aktivitas trading pada Senin, 6 Juli 2026, yakni AVIA, JPFA, MLPL, dan PSAB.