Ibrahima Konate Sebut Mentalitas Timnas Prancis Buruk

Smallest Font
Largest Font

Bek Timnas Prancis Ibrahima Konate mengistilahkan mentalitas timnya dengan kata buruk menjelang pertandingan semifinal Piala Dunia 2026 melawan Spanyol di Dallas Stadium yang dijadwalkan pada Rabu (15/7) pukul 02.00 WIB.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam jumpa pers pada Minggu (12/7) seperti dilansir dari Detik Sport melalui laporan Marca, di mana istilah tersebut sebenarnya bermakna positif dan diiringi tawa oleh sang pemain.

Konate memberikan klarifikasi mengenai penggunaan kata tersebut yang merujuk pada kemampuan adaptasi suasana kepribadian para pemain di dalam skuad.

"Saya mengatakan itu (buruk) karena kami memiliki kemampuan untuk sepenuhnya mengubah suasana hati," ujar Ibrahima Konate, Bek Timnas Prancis.

Perubahan kondisi psikologis skuad Les Bleus terjadi secara kontras antara momen santai saat sesi latihan dengan atmosfer menjelang pertandingan dimulai.

"Sehari sebelum pertandingan atau selama latihan, kami bercanda, semua orang tertawa, ada suasana kekanak-kanakan, dalam arti kata yang terbaik, meskipun pada saat yang sama kami tetap sangat serius." kata Ibrahima Konate, Bek Timnas Prancis.

Fokus dan ambisi untuk meraih kemenangan langsung terbentuk secara otomatis ketika seluruh anggota tim mulai bergerak menuju arena pertandingan.

"Tetapi ketika pertandingan tiba, bahkan di bus menuju stadion, Anda melihat bahwa setiap pemain memasuki kondisi pikiran yang sama sekali berbeda. Mereka semua memiliki obsesi yang sama: menang. Kami semua memiliki tujuan sama. Itulah mengapa saya menggunakan kata itu untuk menggambarkan kami." ujar Ibrahima Konate, Bek Timnas Prancis.

Selain membahas internal tim, Konate turut memberikan apresiasi terhadap pola kepemimpinan yang diterapkan oleh sang pelatih, Didier Deschamps.

Walaupun baru mendapatkan kesempatan bermain satu kali saat menghadapi Norwegia di fase grup Piala Dunia 2026, bek tersebut mengaku tidak mempermasalahkan kebijakan rotasi demi kepentingan tim.

"Dia sangat bagus. Jujur saja, dia sangat bagus. Saya pikir salah satu kualitas terbesarnya adalah kejujurannya.

Kemudian, bagi pemain seperti saya, yang menganggap diri saya sebagai seorang pemimpin, jelas ada rasa frustrasi ketika Anda tidak bermain. Itu wajar. Tetapi yang terpenting adalah mengingat bahwa ini adalah Piala Dunia.

Anda hanya memiliki kesempatan bermain sekali setiap empat tahun." kata Ibrahima Konate, Bek Timnas Prancis.

Prancis mencatatkan tren positif sepanjang turnamen dengan menyapu bersih kemenangan sejak fase grup serta membukukan 16 gol dan belum pernah kebobolan pada fase gugur.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed