Hujan Meteor Perseid dan Gerhana Matahari Sebagian Lintasi Kanada
Dua fenomena langit utama berupa gerhana matahari sebagian dan puncak hujan meteor Perseid mewarnai wilayah Kanada pada Rabu, 12 Agustus 2026. Fenomena langka ini terjadi secara bersamaan ketika fase Bulan Baru menghilangkan polusi cahaya alami sehingga mengoptimalkan pengamatan meteor.
Meskipun jalur gerhana matahari total tidak melintasi Amerika Utara, sebanyak 26 negara bagian Amerika Serikat serta seluruh provinsi dan wilayah Kanada tetap dapat menyaksikan gerhana matahari sebagian. Peristiwa tersebut dimulai di Kanada barat setelah pukul 08.30 waktu setempat dan berakhir di Newfoundland dan Labrador pada pukul 16.38 NDT.
Tingkat penutupan piringan matahari bervariasi di setiap wilayah, dengan kawasan paling utara mengalami penutupan terdalam. Berdasarkan data yang dirilis Forbes, Iqaluit di Nunavut mencatat tingkat penutupan tertinggi mencapai 61 persen pada pukul 13.24 EDT, disusul St. Johns di Newfoundland dan Labrador sebesar 53 persen pada pukul 15.34 NDT, serta Moncton di New Brunswick sebesar 32 persen pada pukul 14.55 ADT. Sementara itu, wilayah paling selatan Vancouver dan daratan Lower British Columbia tidak dapat menyaksikan fenomena tersebut.
Space.com melaporkan bahwa kontak pertama dan kontak terakhir gerhana berlangsung sekitar 55 menit sebelum dan sesudah puncak peristiwa. Warga Kanada diperkirakan baru bisa menyaksikan gerhana matahari total berikutnya pada Agustus 2044 mendatang.
Memasuki malam hari hingga dini hari Kamis, 13 Agustus 2026, Bumi melintasi puing-puing komet yang memicu puncak hujan meteor Perseid. Dilansir dari Astronomy magazine, pengamat di bawah langit gelap dapat menyaksikan sekitar 60 hingga 80 meteor per jam pada beberapa jam sebelum fajar. Di area perkotaan, polusi cahaya mengurangi intensitas pengamatan menjadi sekitar 30 meteor terang per jam.
Titik radian Perseid terletak di utara konstelasi Perseus, sekitar 8 derajat barat laut dari bintang Mirfak. Pengamat disarankan melihat ke arah 40 hingga 60 derajat dari titik radian tanpa bantuan teleskop. Selain Perseid, planet Saturnus dan bulannya, Titan, serta Mars yang berada 1 derajat dari gugus terbuka M35 juga tampak menghiasi langit pagi.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow