Pemerintah Kota Honolulu Imbau Warga Berlindung Menghadapi Topan Lala
Pemerintah Kota dan Kabupaten Honolulu mengimbau seluruh warga serta wisatawan untuk bertahan di lokasi aman pada Sabtu malam seiring memburuknya cuaca akibat pergerakan Topan Lala di kawasan Oahu, Hawaii.
Pusat Operasi Darurat Kota bersama Pusat Operasi Gabungan Departemen Kepolisian Honolulu telah diaktifkan secara penuh untuk memantau kondisi cuaca serta mengoordinasikan langkah penanganan bencana di seluruh wilayah kabupaten.
Badan Meteorologi Nasional memperingatkan bahaya angin kencang berkecepatan badai tropis yang mulai melanda Oahu sejak Sabtu malam, disertai potensi curah hujan tinggi yang berisiko memicu banjir bandang, tanah longsor, dan gelombang tinggi.
Wali Kota Rick Blangiardi menegaskan prioritas utama pemerintah adalah keselamatan seluruh warga selama kondisi cuaca ekstrem berlangsung sepanjang malam.
"Topan Lala kini berada di negara bagian kita, dan kondisi di Oahu diperkirakan akan memburuk seiring berjalannya malam," kata Mayor Rick Blangiardi.
Petugas tanggap darurat dan armada pemkot telah disiagakan di berbagai titik pulau untuk merespons pohon tumbang, penutupan jalan, hingga potensi evakuasi warga yang terjebak banjir.
"Pesan kami saat ini sangat sederhana: tolong prioritaskan keselamatan Anda malam ini. Petugas tanggap darurat dan tim kota kami ditempatkan di seluruh pulau dan akan bekerja sepanjang malam. Mohon bantu mereka dengan tidak menempatkan diri Anda dalam situasi yang membutuhkan penyelamatan," kata Mayor Rick Blangiardi.
Untuk mengantisipasi dampak badai, pemerintah daerah membuka delapan lokasi pengungsian darurat, di antaranya berada di Blanche Pope Elementary School, Castle High School, Kahuku Elementary School, Kapolei High School, Mililani High School, Moanalua High School, Nanakuli Elementary School, dan Roosevelt High School.
Hingga Sabtu pukul 16.00 waktu setempat, sebanyak 32 warga tercatat telah menempati fasilitas pengungsian tersebut, dengan imbauan untuk membawa mandiri kebutuhan pokok seperti makanan, air bersih, obat-obatan, dan perlengkapan hewan peliharaan.
Dampak badai juga memicu penghentian sementara sejumlah layanan publik, termasuk penangguhan operasional bus kota TheBus untuk jadwal keberangkatan setelah pukul 20.31 malam, penutupan seluruh fasilitas taman kota, serta penghentian operasional tempat pembuangan sampah pada hari Minggu.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow