Harga Emas Melemah Namun Catat Kenaikan Bulanan Pertama dalam Lima Bulan
Harga emas dunia melemah pada perdagangan Jumat, 31 Juli 2026, namun tetap berada di jalur untuk mencatat kenaikan bulanan pertamanya dalam lima bulan terakhir, dipicu oleh aksi beli di sekitar level psikologis US$ 4.000 per ons, dilansir dari Investor Daily.
Harga emas spot turun 0,5% menjadi US$ 4.076,53 per ons pada pukul 05.04 GMT, tetapi mencatat kenaikan mingguan sebesar 0,7% dan penguatan sekitar 1,8% sepanjang bulan ini. Kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Agustus juga turun 0,5% menjadi US$ 4.079,60 per ons.
Analis Pasar Utama di KCM Trade, Tim Waterer, menjelaskan bahwa penurunan harga harian terjadi akibat aksi ambil untung investor dan penguatan moderat dolar AS setelah penurunan drastis sebelumnya.
"Meskipun melemah hari ini, performa emas sepanjang bulan ini terbilang cukup solid. Salah satu penopang utamanya adalah daya tahan harga emas di sekitar level psikologis US$ 4.000 per ons, yang terbukti konsisten menarik minat pembeli setiap kali terjadi penurunan harga," ujar Waterer.
Bank Sentral AS (The Fed) memutuskan mempertahankan suku bunga acuan pada pertemuan kebijakan Kamis tanpa memberikan sinyal perubahan kebijakan berikutnya. Alat FedWatch dari CME Group mencatat probabilitas 63% bagi The Fed untuk menaikkan suku bunga pada pertemuan September 2026.
Di sisi geopolitik, ketegangan meningkat di Timur Tengah setelah serangan drone menyebabkan kebakaran dua kapal tanker gas di Pelabuhan Damietta, Mesir, yang mengancam jalur pelayaran Terusan Suez, rute ekspor minyak utama Arab Saudi.
Analis dari BCA Research mencatat bahwa dinamika geopolitik ini menjadi faktor utama pendukung harga emas.
"Dalam jangka panjang, krisis di Selat Hormuz mungkin akan mereda. Namun tren multipolaritas geopolitik, penurunan tingkat globalisasi, serta ketidakseimbangan fiskal AS akan tetap menopang harga emas sebagai aset lindung nilai terhadap risiko aset-aset berdenominasi dolar AS," ungkap BCA Research.
Harga logam mulia lain seperti perak turun 0,5% ke US$ 58,70 per ons, platina merosot 1,2% menjadi US$ 1.639,77, dan paladium terkoreksi 0,2% ke US$ 1.301,50 pada Jumat (31/7). Meskipun melemah, platina dan paladium masih berada di jalur kenaikan harga bulanan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow