GoTo Laporkan Laba Bersih Rp 607 Miliar Meski Dikeluarkan dari Indeks MSCI
PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) mencatatkan laba bersih sebesar Rp 607,48 miliar pada semester I tahun 2026, meskipun saham perseroan dikeluarkan dari indeks MSCI. Angka tersebut merupakan kebalikan dari rugi bersih Rp 580,01 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya, dengan pendapatan bersih tumbuh 28,45 persen menjadi Rp 10,99 triliun. Head of Corporate Affairs GoTo, Audrey Petriny, mengatakan keputusan MSCI Inc terkait pengeluaran saham GOTO adalah murni teknis karena harga saham berada di level terendah Rp 50 dan volume perdagangan rendah, bukan karena kinerja perseroan.
"Kami memperhatikan keputusan MSCI terkait eksklusi GOTO dari indeks sahamnya, dan kami menyadari bahwa ini merupakan kabar yang kurang menyenangkan bagi banyak pemegang saham kami," ujar Audrey, dilansir dari Investor Daily.
Audrey menegaskan perseroan akan terus menjalin komunikasi dengan MSCI dan fokus mengelola bisnis untuk menciptakan nilai tambah bagi pemegang saham. "Keputusan peninjauan indeks dilakukan secara berkala dan kami akan terus menjalin dialog aktif dengan MSCI. Sementara itu, kami akan tetap fokus mengelola bisnis untuk menciptakan nilai tambah bagi seluruh pemegang saham," tambahnya.
Dalam laporan keuangan, EBITDA Grup yang disesuaikan mencapai Rp 1 triliun untuk pertama kalinya dan perseroan optimistis mencapai target EBITDA tahunan Rp 3,2-3,4 triliun. Meski pendapatan tumbuh, biaya dan beban perseroan juga meningkat 16,87 persen menjadi Rp 10,21 triliun pada semester I-2026.
Dari sisi neraca, total aset GoTo mencapai Rp 47,47 triliun pada 30 Juni 2026, sama dengan total kumulatif liabilitas dan ekuitas. Perubahan saham yang dikeluarkan MSCI akan berlaku setelah penutupan perdagangan Bursa Efek Indonesia pada 31 Agustus 2026 dan efektif pada 1 September 2026.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow