Google Pasang Aplikasi Android Pulse Tanpa Pemberitahuan Pengguna

Smallest Font
Largest Font

Google mendistribusikan aplikasi pemantau sistem bernama Android Pulse ke lebih dari 10 juta perangkat Android sejak Maret 2026. Kehadiran perangkat lunak misterius ini baru disadari para pengguna setelah muncul di antrean pembaruan Play Store pada akhir pekan. Aplikasi tanpa antarmuka pengguna ini berfungsi memantau konsumsi sumber daya sistem seperti baterai, prosesor, dan memori yang tidak normal.

Android Pulse berjalan di latar belakang tanpa ikon khusus pada daftar pembaruan Play Store. Deskripsi resmi Google menyebutkan bahwa aplikasi ini "memfasilitasi distribusi aturan untuk deteksi anomali dalam konsumsi sumber daya sistem kritis oleh sistem operasi Android dan aplikasi yang terinstal."

Android Pulse tidak memiliki tampilan visual dan hanya terlihat sebagai kotak tanpa label pada antrean pembaruan di luar perangkat Pixel. Data dari APKMirror mencatat aplikasi ini telah melalui tujuh versi sebelum akhirnya tampak di Play Store.

Kemunculan aplikasi otomatis ini menambah deretan kekhawatiran privasi para pengguna. Situasi serupa pernah terjadi pada Februari 2025 saat perilisan Android System SafetyCore. Langkah pendistribusian ini juga menjadi perhatian di Eropa. Pasal 6 ayat 3 dalam Digital Markets Act mewajibkan penyedia platform mengizinkan pengguna menghapus aplikasi apa pun secara mudah.

Aturan tersebut memberikan pengecualian bagi layanan diagnostik inti sistem seperti Android Pulse. Akibatnya, regulasi Uni Eropa belum sepenuhnya menjangkau pembaruan sistem tanpa izin yang memicu keresahan pengguna.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed