Gempa M6,1 Guncang Nias Selatan, Tidak Berpotensi Tsunami
Gempa bumi bermagnitudo 6,1 terjadi di wilayah sekitar Nias Selatan, Sumatera Utara pada Selasa, 18 Agustus 2026 pukul 13.02.23 WIB, menurut data BMKG. Gempa berpusat di koordinat 0,65 derajat Lintang Selatan dan 98,32 derajat Bujur Timur, sekitar 147 kilometer tenggara Nias Selatan, dengan kedalaman 29 kilometer. BMKG menyatakan gempa ini tidak berpotensi tsunami, namun masyarakat diminta tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan.
Data dampak gempa berdasarkan kecamatan dari instrumen akselerometer belum tersedia, sehingga informasi terkait kerusakan dan intensitas guncangan masih menunggu pembaruan.
Hingga sebelumnya, wilayah Flores di Nusa Tenggara Timur juga mengalami gempa besar bermagnitudo 7,7 pada Sabtu, 15 Agustus 2026 yang menimbulkan peringatan dini tsunami. Setelah gempa utama tersebut, BMKG mencatat ribuan gempa susulan di wilayah Flores dengan jumlah mencapai 1.624 gempa susulan hingga Senin pagi, termasuk gempa susulan terbesar M6,2 dan puluhan gempa yang dirasakan masyarakat.
BMKG memperkirakan aktivitas gempa susulan di Flores akan berkurang secara bertahap dalam dua hingga tiga pekan ke depan. Untuk menangani dampak gempa di Flores, BMKG mengerahkan tim gabungan yang melakukan survei makroseismik, pengukuran mikrotremor, dan analisis gelombang permukaan, guna mengetahui karakteristik tanah dan respons terhadap guncangan.
"Tim dari pusat dan UPT BMKG itu melakukan survei gempa bumi merusak, meliputi survei makroseismik, pengukuran mikrotremor dan MASW, untuk mengetahui karakteristik serta respons tanah terhadap guncangan, monitoring gempa susulan, dan verifikasi dampak tsunami di lapangan," ujar Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Wijayanto. Survei ini juga mencakup pemantauan gempa susulan dan verifikasi dampak tsunami di lapangan, dengan prioritas di wilayah Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, hingga Sikka yang mengalami kerusakan sedang hingga berat. Hasil pengukuran ini nantinya akan digunakan sebagai dasar pemetaan mikrozonasi bencana serta penyusunan rekomendasi tata ruang dan pembangunan agar bangunan lebih tahan gempa.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow