Laga Galatasaray Versus Villarreal Diwarnai Kartu Merah Okan Buruk dan Protest

Smallest Font
Largest Font

Pertandingan persahabatan antara Galatasaray dan Villarreal di Rams Park pada Sabtu, 8 Agustus 2026 diwarnai insiden kartu merah pelatih Okan Buruk serta aksi protes suporter tuan rumah terhadap manajemen klub. Aksi protes pendukung Galatasaray ditujukan kepada Presiden Klub Dursun Ozbek terkait lambatnya pergerakan di bursa transfer. Tribun stadion bergemuruh dengan nyanyian suporter yang mempertanyakan kejelasan perekrutan pemain baru untuk mengarungi musim mendatang.

Hingga saat ini, klub asal Turki tersebut baru mengamankan satu pemain anyar, yakni Lesley Ugochukwu yang dipinjam dari Burnley. Manajemen Galatasaray dilaporkan masih melakukan negosiasi untuk memboyong Rodrigo Mora dari Porto dan Aleksey Batrakov dari Lokomotiv Moskow demi memperkuat skuad di Trendyol Super Lig dan UEFA Champions League.

Ketegangan di lapangan juga langsung memuncak saat laga baru berjalan dua menit akibat keputusan wasit Kadir Saglam yang menunjuk titik putih. Wasit menganggap bola mengenai tangan pemain Galatasaray, Lemina, yang memicu protes keras dari para pemain di lapangan.

Pelatih Galatasaray Okan Buruk yang melakukan protes keras dari pinggir lapangan langsung dijatuhi kartu kuning oleh wasit. Karena terus menyuarakan protesnya, pelatih bertangan dingin tersebut akhirnya diganjar kartu kuning kedua yang berujung kartu merah sehingga harus meninggalkan area teknis menuju tribun penonton. Villarreal memanfaatkan hadiah penalti tersebut melalui eksekusi Ayoze Perez yang membobol gawang Galatasaray. Namun, Galatasaray mampu merespons dengan cepat dan menyamakan kedudukan lewat gol Osimhen hanya satu menit setelah gol tim tamu.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed