FC Porto Jamu Arouca pada Pekan Ketiga Liga Portugal

Smallest Font
Largest Font

FC Porto menjamu Arouca dalam pertandingan pekan ketiga Liga Portugal di Estádio do Dragão pada Minggu, 23 Agustus 2026 pukul 20.30 waktu setempat. Laga ini mempertemukan dua tim yang sama-sama mengantongi kemenangan dalam dua laga awal musim.

Pertandingan yang dipimpin wasit João Pinheiro ini menjadi kesempatan bagi kedua klub untuk mengamankan posisi di puncak klasemen sementara. FC Porto tampil di kandang sendiri setelah mencetak kemenangan tipis pada laga tandang melawan Rio Ave.

Pelatih FC Porto, Francesco Farioli, menurunkan susunan pemain utama yang mencakup Diogo Costa, Alberto, Bednarek, Kiwior, Zaidu, Victor Froholdt, Pablo Rosario, William Gomes, Gabri Veiga, Pepê, dan André Silva yang kembali beraksi usai pulih dari cedera. Farioli mengingatkan anak asuhnya agar tidak bermain dalam mode otomatis saat menghadapi tim tamu.

Sementara itu, pelatih Arouca, Vasco Seabra, memilih susunan pemain starter yang diisi oleh Ignacio de Arruabarrena, Tiago Esgaio, Javi Sánchez, José Fontán, Orest Lebedenko, Taichi Fukui, Espen Van Ee, Lee Hyunju, Naïs Djouahra, Alfonso Trezza, serta Iván Barbero.

Meskipun Arouca datang dengan modal dua kemenangan beruntun, Vasco Seabra tetap menempatkan tuan rumah sebagai tim yang lebih diunggulkan dalam laga ini.

"Kami mengharapkan pertandingan dengan tingkat kesulitan yang sangat tinggi, menghadapi juara nasional yang dilatih dengan sangat baik dan Francesco Farioli memiliki kredibilitas yang lebih dari terbukti atas apa yang dia lakukan musim lalu dan musim ini, dengan memenangkan Supertaça. Tidak heran jika stadion penuh, tempat energi penonton akan mencoba memengaruhi apa yang terjadi. Kami harus masuk dengan kepribadian kami yang biasa, tanpa memandang lawan.

Kami harus memiliki mentalitas serta cara hidup dan keberadaan kami, untuk memiliki keberanian menekan, menguasai bola, dan menantang diri sendiri untuk mencetak gol. Kami percaya diri dan rendah hati terhadap tim serta identitas kami," kata Vasco Seabra, Pelatih Arouca.

Guna meredam dominasi permainan tim tuan rumah, Seabra telah menyiapkan taktik khusus untuk mengantisipasi intensitas serangan lawan yang tinggi.

"Ini tentang mencegah mereka mencetak gol di gawang kami. FC Porto memiliki catatan intensitas yang sangat tinggi, dengan kombinasi yang sangat sulit dilawan karena vertikalitas mereka dan cara mereka mencoba menguras tenaga kami, bermain sangat rapat pada fase pembentukan serangan. Ketika kami berhasil bertahan secara blok, mereka adalah tim yang berusaha menyerang kedalaman, tetapi kami siap untuk itu, mengetahui bahwa semakin banyak kepribadian yang kami miliki dan dengan tingkat konsentrasi yang sangat besar, semakin baik peluang yang kami miliki.

Kami harus tahu cara menekan, tanpa tinggal menunggu dan mengetahui saat-saat di mana kami harus mengaktifkan tekanan dan melihat ke belakang FC Porto, tanpa mencoba memberikan ruang-ruang tertentu. Ini adalah permainan kucing dan tikus," ujar Vasco Seabra, Pelatih Arouca.

Seabra juga memberikan pandangannya terkait ketajaman lini depan lawan yang menjadi sorotan menjelang pertandingan tersebut.

"Jika kami berhenti fokus pada para penyerang, kami pasti akan kebobolan. Tahun lalu, orang-orang berbicara tentang momen-momen kritis FC Porto, dengan cederanya Samu dan ketika Deniz Gül tidak mencetak gol. Mereka selalu menang, FC Porto memiliki sangat sedikit kekalahan musim lalu, jadi saya kurang percaya pada momen-momen buruk.

Mereka memiliki eksekutor yang sangat baik, tetapi kami memiliki pemain-pemain hebat dan orang-orang yang sangat termotivasi yang tahu bahwa mereka harus memberikan 100 persen dari diri mereka untuk keluar sebagai pemenang. Kami akan memiliki kondisi untuk bersaing, tetapi kami harus berada pada tingkat tuntutan maksimum," kata Vasco Seabra, Pelatih Arouca.

Hasil positif pada pertandingan awal musim dinilai Seabra menjadi modal mental yang berharga bagi skuatnya untuk tampil percaya diri di Estádio do Dragão.

"Menang selalu lebih baik, jika kami bisa menang dalam 34 pekan kami tidak akan mau menang 33 saja. Kami percaya diri dengan tindakan kami, itu membawa kesegaran lain ke kepala para pemain dan pelatih. Namun apa yang kami lakukan dalam dua pertandingan sebelumnya bernilai nol sekarang, kami tahu apa yang harus dilakukan dengan atau tanpa bola.

Kami tahu bahwa ketika kami memasuki Dragão, kami harus memenangkan duel, memperebutkan setiap bola di udara, sangat memperhatikan bola mati dan detail-detail lainnya. Ini adalah komitmen harian. Tentu lebih baik berada dalam posisi menang, jadi saya berharap minggu depan kita berbicara tentang tiga kemenangan beruntun," ujar Vasco Seabra, Pelatih Arouca.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed