FC Bayern Jual 5 Persen Saham ke Viessmann dengan Nilai 250 Juta Euro
FC Bayern akan menjual lima persen saham terakhir dari Bayern München AG kepada perusahaan besar asal Jerman, Viessmann, dengan nilai sekitar 250 juta euro, menurut laporan dari tz dan Münchner Merkur.
Viessmann, perusahaan tradisional asal Hessen yang sebelumnya fokus pada produk pemanas, telah menjadi mitra FC Bayern sejak 2018 dan juga mendukung tim wanita Bayern sejak musim 2021/22. Kerjasama ini diperpanjang hingga 2029, dan Max Viessmann kini duduk di dewan pengawas klub.
Uang hasil penjualan saham ini akan digunakan untuk proyek renovasi di beberapa lokasi utama klub, termasuk pengembangan fasilitas latihan di Säbener Straße, pembangunan pusat olahraga di Unterhaching, serta perbaikan kampus klub.
Meski dana tersebut tidak langsung dihabiskan, FC Bayern menyatakan bahwa ini memberi fleksibilitas lebih besar, sekaligus menunjukkan komitmen klub kepada pelatih Vincent Kompany dan bintang seperti Michael Olise bahwa klub akan tetap menjadi kekuatan besar di Liga Champions.
Pada rapat umum anggota tahun 2021, penjualan saham sempat menjadi isu hangat. Michael Ott, anggota klub yang dikenal sebagai pengkritik investasi dari Qatar, mengajukan usulan agar klub mempertahankan minimal 75 persen saham untuk menghindari penjualan lebih lanjut, namun usulan tersebut gagal mendapat suara mayoritas.
FC Bayern menegaskan tidak akan langsung menggunakan dana tersebut untuk pembelian pemain baru pada tahun ini, tetapi dana tersebut bisa memungkinkan klub untuk melakukan transfer besar di masa depan, termasuk potensi transfer dengan nilai mencapai 150 juta euro.
Klub juga berupaya menurunkan tingkat gaji secara keseluruhan, meski dana baru ini memberi kemungkinan untuk memberikan gaji besar kepada pemain top seperti Michael Olise.
Kesepakatan ini memperkuat posisi FC Bayern sebagai klub nomor satu di Jerman, di mana pesaing seperti Borussia Dortmund, RB Leipzig, dan Bayer Leverkusen hanya bisa berharap memiliki sumber daya yang sama. Hal ini menimbulkan kekhawatiran bagi penggemar yang menginginkan kompetisi lebih ketat di Bundesliga.
Nilai klub kini diperkirakan sekitar lima miliar euro berdasarkan harga jual 5 persen saham tersebut. Nilai ini naik signifikan dibandingkan 12 tahun lalu saat saham pertama dijual dengan nilai sekitar 1,32 miliar euro.
Meski ada rumor tentang Audi yang mungkin keluar dari kepemilikan saham karena masalah internal di perusahaan induknya Volkswagen, saat ini tidak ada perkembangan signifikan terkait hal tersebut. BMW juga pernah hampir menjadi pemegang saham.
Beberapa pemain seperti João Palhinha dikabarkan akan meninggalkan klub, dan adanya kesepakatan ini dapat mempersulit negosiasi transfer yang ketat, walaupun dampaknya belum terasa pada aktivitas harian klub.
Viessmann tidak direncanakan menjadi sponsor di jersey utama Bayern dalam waktu dekat, dengan Telekom dan Audi tetap menjadi sponsor utama di bagian dada dan lengan, serta Allianz mendukung tim wanita Bayern.
Selain mendapatkan nilai investasi yang besar, Viessmann juga memperoleh nilai promosi dan pengaruh yang signifikan sebagai pemilik saham dan mitra utama, dengan Max Viessmann yang juga penggemar FC Bayern dan memiliki posisi di dewan pengawas untuk meningkatkan sinergi global, termasuk di pasar seperti China.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow