Enam Pemain Fulham Berlaga di Piala Dunia 2026
Sebanyak enam pesepak bola dari klub Fulham FC unjuk gigi dalam turnamen Piala Dunia 2026 di Amerika Utara, di mana empat di antaranya berhasil membawa negara mereka lolos ke babak perempat final. Dilansir dari Hooligan Soccer, pencapaian bersejarah diukir oleh duo penggawa tim nasional Norwegia, Sander Berge dan Oscar Bobb, yang mengantarkan negaranya menembus perempat final untuk pertama kali setelah mengalahkan Brasil dengan skor 2-1. Sander Berge tampil impresif di sektor gelandang dengan mencatatkan akurasi umpan mencapai 98 persen dari total 119 operan saat meredam lini tengah Brasil, dan Norwegia kini bersiap menghadapi Inggris pada Sabtu berikutnya.
Dilansir dari laporan sports.yahoo.com pada Sabtu, 11 Juli 2026, kreativitas bermain dari sayap kanan Fulham, Oscar Bobb, menjadi kunci penting bagi kelolosan Norwegia setelah sang pemain masuk dari bangku cadangan untuk merancang skema dua gol yang diselesaikan Erling Haaland.
Karier profesional Bobb melonjak pesat setelah ditransfer dari akademi Manchester City ke Fulham pada Januari 2026 senilai 27 juta poundsterling, dan ia menyepakati kontrak lima setengah tahun setelah berdiskusi dengan Berge serta manajer klub. "I spoke to Sander, my good friend, and I spoke to the manager, and he explained what the system's like and how the lads are and how the club is," ujar Oscar Bobb, Sayap Kanan Fulham.
Pemain berusia 22 tahun tersebut mengaku sangat antusias bisa bergabung dengan skuad The Cottagers dan merumput di Stadion Craven Cottage. "It feels great to be here. I had a great day meeting everyone and I am very excited," kata Oscar Bobb, Sayap Kanan Fulham.
Bakat luar biasa Bobb sejatinya telah terlihat sejak masa kecil saat masih menimba ilmu di akademi Lyn di Oslo, hingga membuat mantan pelatih pemudanya memberikan julukan khusus atas kemampuan olah bolanya. "We called him the Little Wizard because he was a magician," kata Mikal Aaserud, Mantan Pelatih Pemuda. Menurut Aaserud, performa memikat Bobb di lapangan selalu berhasil menarik perhatian besar dan mengundang kerumunan penonton dari pihak lawan maupun orang tua pemain dalam turnamen nasional di Norwegia.
"When we played the national tournaments in Norway we found that people from other teams and their parents came to watch our team just because of him," ujar Mikal Aaserud, Mantan Pelatih Pemuda.
Kepopuleran tersebut membuat nama pemain sayap belia ini selalu menjadi bahan perbincangan utama di area pinggir lapangan pertandingan pertandingan junior. "As a coach I'd be standing there on the sideline and could hear people saying things like, 'Whoa, there's Oscar Bobb, we have to stay here and watch this game.' He was a phenomenon," kata Mikal Aaserud, Mantan Pelatih Pemuda. Perjalanan karier Bobb sempat terhambat masalah transfer internasional dengan Porto saat keluarganya pindah ke Portugal pada usia 12 tahun, yang membuatnya dilarang bermain di laga kompetitif selama hampir dua tahun oleh FIFA sebelum akhirnya bergabung ke Manchester City pada 2019.
"He's really not affected by what's going on," ujar Mikal Aaserud, Mantan Pelatih Pemuda.
Ketangguhan mental tersebut juga ditopang oleh hubungan dekatnya dengan penyerang bintang Erling Haaland yang kerap memberikan bimbingan intensif bagi Bobb di dalam dan di luar lapangan. "Erling is very nice to him and I think it gives him an extra reassurance that one of the biggest stars in the team is someone he can communicate with on a better level maybe than some of the others," kata Mikal Aaserud, Mantan Pelatih Pemuda.
Kenyamanan berkolaborasi dengan penyerang top dunia tersebut dinilai memberikan dampak instan yang positif bagi performa Bobb di level internasional. "He really appreciates and values that Erling is there," ujar Mikal Aaserud, Mantan Pelatih Pemuda.
Selain penggawa Norwegia, bek Maroko Issa Diop menjadi satu-satunya pemain Fulham yang mencetak gol lewat sundulan pada menit ke-90 untuk menyamakan skor menjadi 1-1 kontra Belanda, sebelum akhirnya Maroko menang lewat adu penalti. Sementara itu, Timothy Castagne bermain penuh selama 120 menit bersama Belgia dalam laga dramatis melawan Senegal, meski langkah Belgia akhirnya dihentikan Spanyol dengan skor 2-1 di perempat final. Nasib berbeda dialami oleh Antonee Robinson yang membela Amerika Serikat dan Luc De Fougerolles bersama Kanada, setelah perjalanan kedua pemain Fulham tersebut harus kandas di babak 16 besar akibat ditumbangkan oleh Belgia dan Maroko.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow