FC Cincinnati Jamu Seattle Sounders di Stadion TQL

Smallest Font
Largest Font

FC Cincinnati bakal menjamu Seattle Sounders dalam lanjutan kompetisi MLS di Stadion TQL pada Sabtu, 22 Agustus 2026. Tim tuan rumah berambisi memperpanjang rekor empat kemenangan beruntun di kandang, sementara tim tamu berusaha menghentikan tren buruk delapan kekalahan beruntun.

Seattle Sounders datang dalam kondisi memprihatinkan setelah menelan kekalahan 2-1 dari Austin FC pada laga sebelumnya. Skuad asuhan Brian Schmetzer ini harus kehilangan sembilan pemain akibat cedera, termasuk bek tengah Jackson Ragen yang mengalami hyperextension lutut. Untuk mengisi kekosongan tim, Sounders terpaksa merekrut tiga pemain dari tim MLS Next Pro Tacoma Defiance, yaitu Charlie Gaffney, Xavi Gnaulati, dan Rafael Jauregui.

Penyerang Seattle Sounders, Danny Musovski, mengungkapkan situasi sulit yang sedang dialami timnya saat ini di tengah tekanan yang terus meningkat.

"Semakin banyak kita kalah, semakin semua orang merasakan tekanan dan tidak melakukan apa yang alami, apa yang biasanya kita lakukan karena semua orang merasakan tekanan," kata Danny Musovski, penyerang Seattle Sounders.

Musovski menambahkan bahwa timnya perlu segera menyederhanakan permainan agar bisa keluar dari krisis.

"Kita hanya perlu kembali ke hal-hal dasar. Bermain jauh lebih sederhana di sepertiga akhir lapangan dan peluang akan terbuka. Kita sedikit terlalu terburu-buru," kata Danny Musovski, penyerang Seattle Sounders.

Di sisi lain, FC Cincinnati mencatatkan rekor mengesankan di kandang musim ini dengan 11 kemenangan, 3 hasil imbang, dan 1 kekalahan di semua kompetisi. Pelatih kepala FC Cincinnati, Pat Noonan, memberikan pandangannya terkait badai cedera yang melanda tim lawan.

"Merek terjangkit banyak cedera. Itu selalu sulit untuk dikelola," kata Pat Noonan, Pelatih Kepala FC Cincinnati.

Noonan menyoroti ketangguhan tim lawan yang dinilainya selalu mampu tampil kompetitif dalam kondisi sulit sekalipun.

"Satu hal yang selalu saya kagumi dari (Pelatih Kepala Seattle Brian Schmetzer) dan tim mereka adalah ketika mereka melakoni laga tandang, atau jadwal padat, biasanya di masa lalu hal itu tidak berakhir dengan hasil buruk. Mereka telah menang untuk waktu yang lama, dan dia akan menyiapkan kelompok yang siap bertanding," kata Pat Noonan, Pelatih Kepala FC Cincinnati.

Ia mengingatkan para pemainnya untuk tetap waspada dan tidak menganggap remeh Sounders yang bertekad bangkit.

"Itu selalu menjadi sesuatu yang saya perhatikan dari tim Seattle yang dilatih oleh Brian (Schmetzer), dan itulah yang harus diwaspadai oleh para pemain kami. Saya tahu hasil pertandingan sedang tidak berpihak pada mereka, kita semua tahu itu, tapi bukan berarti pertandingan menjadi lebih mudah," kata Pat Noonan, Pelatih Kepala FC Cincinnati.

Pelatih FC Cincinnati tersebut menegaskan bahwa potensi rotasi pemain lawan bisa memicu perlawanan sengit di lapangan.

"Merek bermain dengan rasa urgensi untuk mendapatkan hasil. Setiap kali Anda memainkan pertandingan seperti itu, situasi menjadi rumit karena mungkin ada rotasi. Bisa ada peluang bagi siapa pun yang ada di lapangan, tapi kita harus siap untuk hal yang berbeda, dan kita harus siap menghadapi tim yang akan bertarung," kata Pat Noonan, Pelatih Kepala FC Cincinnati.

Meski mengantongi tren positif di kandang, Noonan merasa permainan timnya masih memiliki ruang untuk ditingkatkan.

"Hasil pertandingan membuatnya terlihat seperti itu, tapi saya pikir kita bisa tampil lebih baik," kata Pat Noonan, Pelatih Kepala FC Cincinnati.

Ia mengingatkan pentingnya dominasi permainan untuk membuat tim lawan tidak nyaman bertanding di Stadion TQL.

"Rabu (melawan NYCFC) adalah indikasi yang bagus untuk itu. Di mana, tentu saja, NYC adalah tim yang kuat, dan hasilnya memihak kita. Tapi bagaimana kita bisa lebih dominan dalam permainan kita dan membuat tim lain merasa tidak nyaman? Jadi saya yakin setiap tim ingin mengatakan itu, tapi kami merasa perlu membuat Stadion TQL menjadi tempat yang lebih sulit bagi lawan untuk bertanding," kata Pat Noonan, Pelatih Kepala FC Cincinnati.

Noonan juga memberikan apresiasi tinggi terhadap dukungan para suporter yang terus memberikan energi positif di setiap laga kandang.

"Bagian dari (keberhasilan FCC sejauh ini) adalah basis penggemar kami. Setiap kali kami melakukan pertandingan kandang, kehadiran penggemar kami terasa berbeda, jadi kami perlu memanfaatkannya, membalasnya, dan tampil lebih lengkap dalam permainan kami," kata Pat Noonan, Pelatih Kepala FC Cincinnati.

Ia menutup tanggapannya dengan menyoroti peningkatan performa timnya dibandingkan musim lalu.

"Kami tidak memiliki cukup kemenangan kandang tahun lalu, dan ini mengarah ke arah yang lebih baik. Namun permainannya bisa menjadi lebih baik lagi," kata Pat Noonan, Pelatih Kepala FC Cincinnati.

Pertemuan ini menjadi yang keempat bagi kedua klub sejak 2019 dengan rekor berimbang 1-1-1. Setelah laga ini, FC Cincinnati dijadwalkan bertandang ke markas Nashville SC pada 29 Agustus 2026.

Follow achmadnurhidayat.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed